Menu

Yen Dilemahkan Komentar Blak-Blakan Penasihat Ekonomi Abe

N Sabila

Dolar AS masih mempertahankan penguatannya terhadap Yen di hari Jumat (11/09) ini di tengah meningkatnya prospek penambahan pelonggaran moneter oleh Bank Sentral Jepang (BoJ). Dolar AS menguat 0.2 persen ke angka 120.82 Yen setelah sempat menghampiri level tinggi 121.38 malam tadi.

Dolar AS masih mempertahankan penguatannya terhadap Yen di hari Jumat (11/09) ini di tengah meningkatnya prospek penambahan stimulus moneter oleh Bank Sentral Jepang (BoJ). Dolar AS menguat 0.2 persen ke angka 120.82 Yen setelah sempat menghampiri level tinggi 121.38 malam tadi. Dolar AS telah menghimpun perolehan mingguan sebanyak 1.5 persen terhadap Yen.


Yamamoto: Tambahan Stimulus Lagi Tanggal 30 Oktober

Mata uang AS mendapat suntikan energi di hari Kamis kemarin setelah adanya laporan media yang mengutip pernyataan salah seorang penasihat ekonomi pemerintah Jepang, Kozo Yamamoto, bahwa rapat kebijakan moneter tanggal 30 Oktober mendatang akan menjadi "kesempatan yang bagus" untuk dilakukannya pelonggaran moneter lebih jauh.

Ini bukan yang pertama kalinya Yamamoto, yang juga anggota Partai Liberal Demokrat Jepang ini, mengutarakan pandangannya mengenai kebijakan moneter secara blak-blakan. Akan tetapi, tanggal pelaksanaan yang dilontarkan oleh Yamamoto bertabrakan dengan data ekonomi Jepang yang lemah serta bergolaknya ekuitas, sehingga berimbas melemahkan mata uang negeri Matahari Terbit.

Bukan hanya melemah terhadap Greenback, Yen juga bergerak defensif terhadap Euro. Mata uang single currency tersebut naik ke level tinggi dua minggu di angka 136.45 Yen, naik 2.7 persen sejauh pekan ini. Daisuke Karakama, ekonom pasar di Mizuho Bank, Tokyo, mengatakan pada Reuters bahwa para pelaku pasar masih menggantung Yen mereka di tengah isu pelonggaran tambahan yang akan dilakukan oleh BOJ. Sehingga, begitu ada komentar semacam yang diucapkan oleh Yamamoto, lanjut Karakama, otomatis Yen pun terjual. Namun, harus tetap diingat bahwa PM Shinzo Abe kemungkinan akan menyambut baik pelonggaran moneter karena hal ini dapat menyebabkan Yen terdepresiasi dan menekan upah riil.


Berita Forex Lainnya

USD
EUR
CHF
CAD
GBP
JPY
CNY
AUD





KONTAK KAMI PASANG IKLAN BROKER BELAJAR ANALISA ARTIKEL TERM OF USE