Advertisement

iklan

23-24 Juni 2022: Testimoni Powell Hari Kedua, Jobless Claims AS

Penulis

+ -

Data dan peristiwa berdampak hari ini adalah testimoni ketua The Fed Jerome Powell, PMI Manufaktur, dan Jobless Claims AS. Besok ada indeks IFO Jerman dan Retail Sales Inggris.

iklan

iklan

Kamis, 23 Juni 2022

  • Jam 19:30 WIB: data Jobless Claims AS per 16 Juni 2022 (Berdampak medium pada USD).

Jobless Claims mengukur jumlah klaim tunjangan pengangguran selama minggu lalu, dan merupakan data fundamental paling awal yang berhubungan dengan jumlah tenaga kerja. Data Jobless Claims juga indikator awal bagi pengeluaran konsumen yang akan mempengaruhi tingkat inflasi.

Ada 2 data yang diperhatikan, yaitu Initial Jobless Claims dan Continuing Jobless Claims. Initial Jobless Claims mengukur jumlah mereka yang baru pertama kali menerima tunjangan pengangguran dan lebih berdampak. Oleh karenanya, indikator Jobless Claims biasanya mengacu pada data Initial.

23-24 Juni 2022: Testimoni Powell 2,

Minggu lalu, Jobless Claims AS berkurang 3,000 menjadi 229,000 klaim, lebih tinggi dari perkiraan 215,000 klaim. Sementara itu, klaim rata-rata dalam 4 minggu terakhir naik menjadi 218,000 klaim, tertinggi sejak akhir Januari lalu.

Untuk minggu ini, diperkirakan klaim tunjangan pengangguran akan turun menjadi 227,000 klaim. Hasil rilis yang lebih rendah dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

 

  • Jam 20:45 WIB: indeks Flash Manufacturing PMI dan Flash Services PMI AS versi Markit (S&P Global) bulan Juni 2022 (Berdampak medium-tinggi pada USD).

Indeks Flash Manufacturing dan Services PMI ini dirilis oleh Markit (S&P Global). Di AS, data ini kurang berdampak dibandingkan laporan dari Institute for Supply Management (ISM). Indeks ISM dibuat berdasarkan survei terhadap 400 purchasing manager, sedangkan Markit melakukan survei terhadap 800 purchasing manager di seluruh AS. Sehingga, hasil akhir keduanya belum tentu sama.

23-24 Juni 2022: Testimoni Powell 2,

Dari hasil survei Markit, indeks Manufacturing AS bulan Mei lalu turun menjadi +57.0, lebih rendah dari perkiraan +57.6, dan merupakan yang terendah dalam 4 bulan terakhir. Indeks new orders dan produksi mengalami kontraksi, tetapi indeks tenaga kerja mengalami kenaikan.

Sementara itu, indeks Services turun menjadi +53.4, lebih rendah dari perkiraan +55.1, juga yang terendah dalam 4 bulan terakhir.

Untuk bulan Juni 2022, diperkirakan indeks Manufacturing akan kembali turun menjadi +56.0, sedangkan indeks Services diperkirakan naik menjadi +53.9. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

 

  • Jam 21:00 WIB: testimoni ketua The Fed Jerome Powell di hadapan House Financial Services Committee (Berdampak tinggi pada USD).

Jerome Powell dijadwalkan mengadakan testimoni setengah tahunan mengenai laporan kebijakan moneter The Fed di hadapan House Financial Services Committee.

23-24 Juni 2022: Testimoni Powell 2,

Pada testimoninya di hadapan Senate Banking Committee kemarin, Powell mengulangi janjinya bahwa bank sentral sangat berkomitmen untuk menjinakkan lonjakan inflasi, dan bahwa kenaikan suku bunga yang berkelanjutan telah sesuai dengan langkah kebijakan yang seharusnya dilakukan. Powell juga mengakui bahwa serangkaian kenaikan suku bunga yang agresif pada akhirnya bisa memicu resesi meski perekonomian AS kuat.

Testimoni Jerome Powell bisa dipantau secara live di sini. Isi testimoninya bisa dibaca di sini.

 

Jumat, 24 Juni 2022

  • Jam 13:00 WIB: data Retail Sales Inggris bulan Mei 2022 (Berdampak medium pada GBP).

Penjualan ritel merupakan indikator awal untuk pengeluaran konsumen dan akan berdampak pada pertumbuhan serta tingkat inflasi. Karena itu, indikator penting ini bisa menggerakkan mata uang GBP. Di Inggris, indikator ini disebut juga dengan Sales Volume atau All Retailers Sales.

Ada 2 jenis data yang dirilis, yakni Retail Sales total dan Retail Sales inti yang tidak termasuk otomotif dan bahan bakar. Masing-masing data dihitung dalam basis bulanan (month over month dan m/m) dan tahunan (year over year atau y/y). Yang berdampak tinggi adalah Retail Sales total, baik m/m maupun y/y.

23-24 Juni 2022: Testimoni Powell 2,

Penjualan ritel total Inggris bulan April lalu naik 1.4%, jauh lebih tinggi dari perkiraan turun 0.3%, dan menjadi yang tertinggi dalam 3 bulan terakhir. Sementara untuk basis tahunan (y/y), data ini turun 4.9% (atau -4.9%), terendah sejak Januari 2021. Penurunan penjualan terjadi pada toko perlengkapan rumah, sementara penjualan di toko makanan mengalami kenaikan.

Untuk bulan Mei 2022, diperkirakan Retail Sales total m/m akan turun 0.6%, dan y/y akan turun 4.5%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan mendukung penguatan GBP.

 

  • Jam 15:00 WIB: indeks kepercayaan bisnis Jerman versi IFO bulan Juni 2022 (Berdampak medium pada EUR).

Indikator ini dirilis oleh IFO atau Information and Forschung, lembaga riset ekonomi di Munich yang merupakan think-tanks terbesar dan terpenting bagi perekonomian Jerman khususnya dan kawasan Eropa pada umumnya. Indeks dibuat dengan melakukan survei pada sekitar 7000 perusahaan dan pelaku bisnis di Jerman mengenai kondisi perekonomian saat ini (current condition), serta perkiraan untuk 6 bulan ke depan (future expectations).

Indeks sentimen bisnis IFO merupakan indikator awal bagi pengeluaran untuk investasi baru (ekspansi) dan perekrutan tenaga kerja sehingga akan berdampak pada pertumbuhan. Indeks ini menggunakan angka 100 sebagai patokan. Indeks di atas 100 berarti sentimen bisnis positif, sedangkan di bawah 100 menandakan sentimen bisnis negatif.

23-24 Juni 2022: Testimoni Powell 2,

Bulan Mei lalu, indeks kepercayaan bisnis Jerman berada pada angka 93.0, lebih tinggi dari perkiraan 91.5, dan mernjadi yang tertinggi dalam 3 bulan terakhir. Indeks current situation naik dari 97.3 menjadi 99.5, sementara indeks expectation naik dari 86.8 menjadi 86.9.

Untuk bulan Juni 2022, diperkirakan indeks IFO akan mengalami koreksi menjadi 92.8. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan EUR.

 

Keterangan : Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.

Download Seputarforex App

Arsip Analisa By : Martin
297857
Penulis

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.