Advertisement

iklan

24-25 Juni 2021: BoE Meeting, GDP, PCE Dan Jobless Claims AS

Penulis

+ -

Data berdampak hari ini adalah statement dan notulen meeting BoE, GDP dan Jobless Claims AS, serta indeks IFO Jerman. Besok ada Core PCE Price Index dan Personal Spending di AS.

iklan

iklan

Kamis, 24 Juni 2021

  • Jam 15:00 WIB: indeks kepercayaan bisnis Jerman versi IFO bulan Juni 2021 (Berdampak medium pada EUR).

Indikator ini dirilis oleh IFO atau Information and Forschung, lembaga riset ekonomi di Munich yang merupakan think-tanks terbesar dan terpenting bagi perekonomian Jerman khususnya dan kawasan Eropa pada umumnya. Indeks dibuat dengan melakukan survei pada sekitar 7000 perusahaan dan pelaku bisnis di Jerman mengenai kondisi perekonomian saat ini (current condition), dan perkiraannya untuk 6 bulan ke depan (future expectations).

Indeks sentimen bisnis IFO merupakan indikator awal bagi pengeluaran untuk investasi baru (ekspansi) dan perekrutan tenaga kerja, sehingga akan berdampak pada pertumbuhan. Indeks ini menggunakan angka 100 sebagai patokan. Indeks di atas 100 berarti sentimen bisnis positif, sedangkan dibawah 100 menunjukkan sentimen bisnis negatif.

24-25 Juni 2021: BoE Meeting, GDP, PCE

Bulan Mei lalu, indeks kepercayaan bisnis Jerman naik menjadi 99.2, lebih tinggi dari perkiraan 98.2, dan merupakan yang tertinggi dalam 2 tahun terahir. Indeks current situation mengalami kenaikan dari 94.2 menjadi 95.7, dan indeks expectations naik dari 99.2 menjadi 102.9.

Untuk bulan Juni 2021, diperkirakan indeks IFO akan kembali naik menjadi 100.8. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan EUR.

 

  • Jam 18:00 WIB: hasil meeting BoE (Berdampak tinggi pada GBP):

Data Asset Purchase Facility BoE bulan Juni 2021:

Asset Purchase Facility BoE adalah target pembelian asset oleh BoE. Data ini berkaitan dengan program Quantitative Easing dari BoE, yaitu jumlah dana total yang akan digunakan untuk membeli asset-asset di pasar terbuka. Pada meeting terakhir 6 Mei lalu, dana untuk pembelian asset adalah £895 miliar, sesuai dengan perkiraan dan yang tertinggi sejak pandemi COVID-19 melanda.

Keputusan ini diambil guna mendukung aktivitas ekonomi yang menurun akibat diberlakukannya kebijakan lockdown atas meningkatnya kasus COVID-19. Untuk meeting hari ini, dana pembelian asset diperkirakan tetap £895 miliar. Jika BoE kembali memperbesar pembelian asset, maka GBP akan cenderung melemah.

 

Pengumuman suku bunga dan ringkasan kebijakan moneter BoE bulan Juni 2021:

Penentuan suku bunga dilakukan dengan cara voting antara para anggota Monetary Policy Committee (MPC). Pada meeting terakhir tanggal 6 Mei lalu, BoE mempertahankan suku bunga acuan pada level +0.10%, sesuai dengan perkiraan. Level suku bunga ini adalah yang terendah sepanjang sejarah BoE.

24-25 Juni 2021: BoE Meeting, GDP, PCE

Selain itu, BoE juga mengumumkan pengurangan dalam besaran pembelian obligasi pemerintah dari £4.4 miliar per minggu menjadi £3.4 miliar per minggu. Hal ini mengisyaratkan kemungkinan diakhirinya program bantuan darurat pada akhir tahun ini.

Pada proyeksi ekonomi, bank sentral menaikkan perkiraan GDP untuk tahun ini dari 5.00% menjadi 7.25%, seiring dengan pelonggaran pembatasan aktivitas ekonomi dan vaksinasi COVID-19 yang telah dilakukan dengan cepat. Meski demikian, GDP tahun 2022 diproyeksikan tumbuh 5.75%, lebih rendah dari proyeksi sebelumnya yang 7.25%.

Bank sentral juga menegaskan tidak berniat untuk mengetatkan kebijakan moneter sampai ada bukti nyata bahwa inflasi telah mencapai target 2% secara berkelanjutan.

Untuk bulan Juni 2021, diperkirakan BoE masih akan mempertahankan suku bunga acuan pada level +0.10%. Jika BoE kembali menurunkan suku bunga, maka GBP akan cenderung melemah. Statement pertemuan hari ini bisa dibaca di sini.

 

  • Jam 18:00 WIB: notulen meeting BoE hari ini (24 Juni 2021) (Berdampak medium-tinggi pada GBP).

Selain penetapan suku bunga dan pembelian asset, rapat MPC juga dimaksudkan untuk memperoleh gambaran dalam menetapkan suku bunga berikutnya. Notulen meeting antara lain berupa hasil voting untuk target pembelian asset dan penentuan suku bunga.

Data ini dirilis dengan format X1-X2-X3, di mana X1 menunjukkan jumlah anggota yang setuju kenaikan pembelian asset atau kenaikan suku bunga, X2 adalah jumlah anggota yang setuju penurunan pembelian asset atau penurunan suku bunga, dan X3 merupakan jumlah anggota yang tidak ingin ada perubahan.

Pada meeting terakhir 6 Mei lalu, hasil voting untuk pembelian asset adalah 0-1-8. Artinya, ada seorang anggota MPC menginginkan penurunan pembelian asset. Untuk suku bunga, hasilnya adalah 0-0-9, menunjukkan suara bulat yang mendukung suku bunga tetap di 0.1%. Hasil voting pada meeting hari ini diperkirakan tetap 0-1-8 untuk pembelian asset, dan 0-0-9 untuk suku bunga tetap. Hasil rilis notulen meeting BoE hari ini bisa dibaca di sini.

 

Data ini dipublikasikan oleh biro analisa ekonomi AS dan dianggap sebagai ukuran pertumbuhan ekonomi negara tersebut. Dirilis per kuartal, GDP terdiri atas 3 data dengan selang waktu sebulan, yaitu Advance GDP yang merupakan rilis pertama, Preliminary GDP (rilis kedua), dan Final GDP. Karena seringnya terjadi revisi pada setiap kali rilis, ketiga data tersebut cenderung sama-sama berdampak tinggi. GDP selalu dimonitor oleh bank sentral (The Fed) dan digunakan sebagai salah satu acuan dalam menentukan kebijakan moneter.

24-25 Juni 2021: BoE Meeting, GDP, PCE

Data Advance GDP kuartal pertama 2021 yang dirilis pada 29 April lalu menunjukkan pertumbuhan +6.4%, lebih tinggi dari perkiraan +6.1%, dan lebih tinggi dari kuartal sebelumnya yang +4.3%. Sementara itu, data Preliminary yang dirilis 27 Mei lalu menunjukkan +6.4%, lebih rendah dari perkiraan +6.5%. Kenaikan GDP kuartal pertama disebabkan oleh pengeluaran konsumen dan investasi sektor non perumahan. Akan tetapi, ekspor mengalami kontraksi.

Final GDP kuartal pertama tahun 2021 yang akan dirilis hari ini diperkirakan tetap +6.4%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

 

  • Jam 19:30 WIB: data Jobless Claims AS per 18 Juni 2021 (Berdampak medium-tinggi pada USD).

Jobless Claims mengukur jumlah klaim tunjangan pengangguran selama minggu lalu, dan merupakan data fundamental paling awal yang berhubungan dengan jumlah tenaga kerja. Data Jobless Claims juga indikator awal bagi pengeluaran konsumen yang akan mempengaruhi tingkat inflasi.

Ada 2 data yang diperhatikan, yaitu Initial Jobless Claims dan Continuing Jobless Claims. Initial Jobless Claims mengukur jumlah mereka yang baru pertama kali menerima tunjangan pengangguran dan lebih berdampak. Oleh karenanya, indikator Jobless Claims biasanya mengacu pada data Initial.

24-25 Juni 2021: BoE Meeting, GDP, PCE

Minggu lalu, Jobless Claims AS bertambah 37,000 menjadi 412,000 klaim, lebih tinggi dari perkiraan 360,000 klaim, dan merupakan yang tertinggi dalam sebulan terakhir. Meski demikian, klaim rata-rata dalam 4 minggu terakhir turun menjadi 395,000 klaim, terendah sejak Maret 2020 (ketika pandemi COVID-19 mulai melanda AS).

Untuk minggu ini, diperkirakan klaim tunjangan pengangguran akan turun menjadi 382,000 klaim. Hasil rilis yang lebih rendah dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

 

Jumat, 25 Juni 2021

  • Jam 19:30 WIB: data Core Personal Consumption Expenditure (PCE) Price Index AS bulan Mei 2021 (Berdampak medium-tinggi pada USD).

Data ini mengukur persentase perubahan harga barang dan jasa di tingkat konsumen yang mengecualikan harga makanan dan energi. Agak berbeda dengan CPI, PCE Price Index hanya mengukur persentase perubahan harga di tingkat konsumen individual. Indikator ini penting untuk diperhatikan karena akan mempengaruhi tingkat inflasi.

24-25 Juni 2021: BoE Meeting, GDP, PCE

Bulan April lalu, Core PCE Price Index m/m naik 0.7% ke 115.97 index points (tertinggi sejak tahun 1959), lebih tinggi dari perkiraan naik 0.6%. Dalam basis tahunan (y/y), data ini tumbuh 3.1%, kenaikan tertinggi sejak tahun 1990.

Untuk bulan Mei 2021, diperkirakan Core PCE Price Index m/m akan naik 0.6%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

 

  • Jam 19:30 WIB: data Personal Spending dan Personal Income di AS bulan Mei 2021 (Berdampak medium pada USD).

Personal Spending mengukur persentase perubahan pengeluaran konsumen di AS selama periode sebulan, dan disebut juga dengan Consumer Spending. Indikator ini penting sebagai pelengkap prediksi data inflasi, meski dampaknya tidak begitu tinggi karena data Retail Sales yang juga mencerminkan pengeluaran konsumen telah dirilis sebelumnya. Selain untuk memprediksi tingkat inflasi, Personal Spending juga mencerminkan daya beli yang merupakan indikator ekonomi penting.

24-25 Juni 2021: BoE Meeting, GDP, PCE

Bulan April lalu, Personal Spending naik 0.5%, sesuai perkiraan dan lebih rendah dari bulan sebelumnya yang naik 4.7%. Sementara itu, Personal Income turun hingga 13.1% (atau -13.1%), lebih tinggi dari perkiraan turun 14.2%, dan merupakan rekor terendah sejak indikator ini dirilis tahun 1959.

Untuk bulan Mei 2021, diperkirakan Personal Spending akan naik 0.4%, sementara Personal Income diperkirakan turun 2.4%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.

 

Keterangan : Update kabar terakhir terkait indikator fundamental bisa diperoleh di Berita Forex Seputarforex.

Download Seputarforex App

Arsip Analisa By : Martin
295928
Penulis

Martin Singgih memulai trading sejak 2006. Pernah menjadi scalper dan trader harian, tetapi sekarang cenderung beraktivitas sebagai trader jangka menengah-panjang dengan fokus pada faktor fundamental dan Money Management. Strategi trading yang digunakan berdasarkan sinyal dari Price Action dengan konfirmasi indikator teknikal.


Kesulitan Akses Seputarforex?
Buka melalui
https://bit.ly/seputarforex

Atau akses dengan cara:
PC   |   Smartphone

AWAS
Grup Telegram Palsu Mengatasnamakan Seputarforex!

Baca Selengkapnya Di Sini