Advertisement

iklan

Berita Makin Variatif, Pilih Saham Bermomentum Teknikal

Penulis

+ -

Banyaknya katalis pasar minggu ini membuka peluang bagi saham-saham yang menunjukkan indikasi kenaikan secara teknikal. Apa saja contohnya?

iklan

iklan

Ada beberapa berita menarik yang patut diperhatikan dalam beberapa waktu terakhir. Pertama, Rusia dan Ukraina akan melanjutkan pembicaraan damai dan direncanakan akan bertemu di Israel. Kedua, China kembali engalami gelombang infeksi COVID. Ketiga, The Fed pekan ini akan mengadakan rapat yang diduga kuat bakal menghasilkan pengumuman kenaikan suku bunga.

Kemarin (13/Maret), IHSG ditutup -0.02 persen. Kinerja saham pilihan jika dilihat berdasarkan return to close rata-rata -0.5 persen, tetapi naik +2.5 persen apabila dipantau berdasarkan return to high. Berikut detail lebih lanjut untuk kinerja saham-saham di analisa sebelumnya:

Saham sebelumnya

Lalu, saham-saham apa saja yang dapat kita cermati hari ini?

 

1. Japfa Comfeed (JPFA)

Volume dalam tiga hari terakhir terpantau di atas rata-rata. Sebelumnya, JPFA sudah sempat berada di level terendah 52-minggu ketika MACD terkonfirmasi Golden Cross. Usaha selanjutnya ialah menembus MA 200 (1750).

JPFA

  • Resis: 1720 dan 1750
  • Support: 1650 dan 1600
  • Cut Loss: 1580

 

2. Malindo Feedmill (MAIN)

Volume per tanggal 14 Maret terlihat menunjukkan akumulasi yang cukup tinggi dengan kenaikan sejalan harga saham. PR MAIN selanjutnya ialah menembus MA 200 (730).

MAIN

  • Resis: 645 dan 660
  • Support: 615 dan 595
  • Cut Loss: 580

 

3. Superkrane Mitra Utama (SKRN)

Harga sudah terkonfirmasi di atas MA 200 dengan indikasi Strong Buy di time frame daily. SKRN cukup kuat berada di atas MA 5 saat ini, dan uptrend channel cukup kuat.

SKRN

  • Resis: 720 dan 740
  • Support: 690 dan 670
  • Cut Loss: 650

 

4. M Cash Integrasi (MCAS)

Uptrend channel mid-term masih ada selisih 26% menuju level tertinggi 52-minggu (15,000). MACD berpeluang membuat Golden Cross, sehingga ada peluang kenaikan bagi MCAS.

MCAS

  • Resis: 12150 dan 12270
  • Support: 11850 dan 11650
  • Cut Loss: 11500

 

5. Budi Starch & Sweetener (BUDI)

Harga naik namun tidak dibarengi oleh kenaikan volume. PR selanjutnya ialah garis MA 200 (180), sehingga trading buy cukup menarik bagi saham BUDI.

BUDI

  • Resis: 180 dan 182
  • Support: 170 dan 164
  • Cut Loss: 160

 


Disclaimer: Semua informasi dan data yang dipakai dalam analisa ini bukanlah merupakan anjuran/rekomendasi untuk membeli/menjual di pasar modal. Setiap keputusan investasi dan trading haruslah merupakan keputusan individu, sehingga tanggung jawabnya ada pada masing-masing individu yang membuat keputusan tersebut.

Download Seputarforex App

Arsip Analisa By : Aditya Putra
297472
Penulis

Aditya Putra telah aktif di dunia saham selama lebih dari 6 tahun dan hingga saat ini masih menjadi seorang Equity Analyst di perusahaan sekuritas. Aditya menyukai Value Investing, selalu berhasrat menemukan 'Hidden Gems' di saham-saham Small Caps Indonesia, dan terus mengamati saham-saham yang 'salah harga'.