Advertisement

iklan

EUR/JPY Tren Naik, Rejection Low BB Jadi Kunci

Penulis

+ -

Peluang Euro didasarkan pada pasangan mata uang EUR/JPY, dengan mengaplikasikan analisa Multi Time Frame BBMA OA serta Supply And Demand.

iklan

iklan

Analisa Time Frame 1-Hari: Harga Bentuk Higher High, Low BB Jadi Level Kunci

Jika diamati dari time frame 1-harinya, harga pasangan mata uang EUR/JPY sedang berada dalam tren naik. Hal tersebut dapat dilihat dari Golden Cross Mid BB dan EMA-50 yang baru saja terbentuk pekan lalu. Posisi harga saat ini berada pada bagian bawah kedua garis tersebut, menandakan bahwa kekuatan jangka pendek sedang dikuasai Seller. Perbedaan antara keduanya mengindikasikan bahwa harga sedang dalam proses konsolidasi atau Sideways. Hal tersebut juga ditunjukkan oleh bentuk BB yang saat ini mulai menguncup atau mengecil.

Dari Setup terakhir yang muncul, EUR/JPY baru saja mengalami penurunan lanjutan pasca ditutup dengan Break pada Mid BB, EMA-50, dan MA-5/10 Low sekaligus. Penurunan ini diperkirakan akan terus berlanjut setidaknya hingga ke Low BB. Peluang kali ini akan memanfaatkan potensi terjadinya reaksi harga pada Low BB time frame 1-hari. Reaksi yang mungkin terjadi adalah Rejection ataupun Extrem Buy yang mengindikasikan percobaan harga untuk kembali naik, atau Momentum Sell yang menandakan peluang turun.

ej-24-feb-2022-daily

Dari sisi analisa Supply And Demand, Low BB dari analisa BBMA OA juga tepat berada di zona Demand Fresh time frame 1-hari. Jika diamati, harga saat ini sedang berada dalam tren naik dengan terbentuknya Higher High dan Higher Low sebelum Rejection di zona Supply. Dengan zona Demand Fresh harian di Low BB serta tren yang sedang naik, maka peluang kali ini akan difokuskan untuk mencari posisi Buy jika terjadi Rejection di Low BB ataupun zona Demand.

 

Analisa Time Frame 4-Jam: Kurangi Risiko Dengan Zona Demand H4

Jika diamati dari time frame 4-jam, harga pasangan mata uang EUR/JPY sedang berada dalam tren turun. Hal tersebut dapat dilihat dari Death Cross Mid BB dan EMA-50 yang terjadi sejak pekan lalu. Posisi harga saat ini berada pada bagian bawah kedua garis tersebut, menandakan bahwa kekuatan jangka pendek sedang dikuasai Seller.

Jika dilihat dari struktur Setup yang terbentuk, EUR/JPY baru saja mengalami Rejection di sekitar EMA-50 dan kembali turun hingga ke Low BB saat ini. Hanya saja, kenaikan yang mengawali Rejection tersebut dimulai dengan Extrem Buy di Low BB. Jika penurunan kali ini tidak mampu membentuk Momentum Sell, maka dapat dipastikan bahwa potensi naik akan kembali terbuka pasca terbentuknya Market Hilang Volume.

Mengacu pada peluang yang telah dijabarkan di time frame 1-hari, maka diperkirakan harga akan mampu membentuk Momentum Sell di Low BB untuk melanjutkan penurunan hingga ke Low BB time frame 1-hari. Peluang ini dapat divalidkan dengan melihat time frame 1-jam dan 4-jam. Jika valid, maka di salah satu time frame tersebut akan terbentuk Setup Lengkap BBMA OA.

ej-24-feb-2022-h4

Dipantau dari sisi analisa Supply And Demand, Extrem Buy beberapa hari lalu merupakan Rejection yang terjadi di zona Demand time frame 4-jam. Namun karena reaksi yang dimunculkan tidak mampu membawa harga menembus zona Supply dan membentuk Higher High, maka besar kemungkinan zona ini akan ditembus dalam percobaan penurunan terbaru. Zona ini tidak ditandai dalam chart karena fokus analisa ada pada zona Demand time frame 1-hari.

Zona Demand time frame 4-jam yang berada di dalam zona harian akan dimanfaatkan untuk mengurangi besarnya risiko. Jika mampu dan berkenan menggunakan jarak Stop Loss yang cukup besar, Anda bisa memanfaatkan zona time frame 1-hari sebagai level Entry.

 

Saran Pembukaan Posisi

Sinyal: Buy

Dari hasil analisa beberapa time frame di atas, maka diputuskan untuk fokus mencari posisi Buy pada pasangan mata uang EUR/JPY.

 

Entry: 128.650

Entry pada analisa kali ini akan ditempatkan di sekitar batas atas zona Demand time frame 4-jam pada level 128.650. Level ini dipilih karena letaknya yang berada di Low BB time frame 1-hari.

eur-jpy-24-feb-2022-open

Bagi Anda yang tidak suka menggunakan Pending Order, maka bisa menunggu konfirmasi terlebih dahulu untuk memvalidasi peluang. Jika valid, maka di salah satu time frame 1-jam atau 4-jam akan terbentuk Setup Lengkap BBMA OA. Entry dapat dilakukan saat Setup sedang dalam proses pembentukan Reentry pasca Candlestick Arah Kukuh.

 

Stop Loss: 128.300

Stop Loss akan diletakkan di sekitar batas bawah zona Demand time frame 4-jam. Dengan jarak sekitar 35 pips, Stop Loss bisa diposisikan pada level 128.300. Apabila tidak ingin memasang Stop Loss, Anda bisa menutup posisi jika harga berhasil membentuk Momentum Sell di Low BB time frame 4-jam saat sedang berada di zona Demand yang telah ditandai sebelumnya.

 

Take Profit: 129.700

Dengan Risk:Reward Ratio 1:3, maka Take Profit akan diletakkan sejauh 3x jarak Stop Loss. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, maka Take Profit akan diposisikan pada level 129.700 dengan jarak sekitar 105 Pips dari Entry.

Perkiraan Waktu Trading: 3-4 Hari.

 


DI SCLAIMER ON:

Dalam analisa ini, segala keuntungan dan kerugian menjadi bagian dari risiko trading pribadi. Saya sebagai penulis tidak berhak menerima sedikitpun profit dari Anda maupun bertanggung jawab atas loss yang terjadi. Untuk itu, disarankan selalu menggunakan perhitungan Money Management yang baik dan ketat.

Saya sendiri hanya menggunakan sekitar 2-3% ekuitas akun untuk setiap posisi. Anda juga dapat menggunakan kalkulator MM untuk mempermudah perhitungan lot. Jangan lupa untuk memindahkan SL ke Breakeven Point untuk menghilangkan segala jenis risiko kehilangan modal yang mungkin terjadi.

Analisa ini utamanya disusun berdasarkan sistem trading dan indikator BBMA OA yang dipadukan dengan pengerahuan Supply And Demand. Jika Anda merasa kesulitan memahami materi yang disampaikan karena istilah-istilah yang asing, pertimbangkanlah untuk membaca artikel:

Download Seputarforex App

Arsip Analisa By : Muhammad Nuzul
297353
Penulis

Meski berlatar belakang jurusan Biomedical Engineering, Muhammad Nuzul sudah menjadi trader forex sejak tahun 2013. Dengan dasar tekniknya, penulis ahli dalam membuat indikator dan Expert Advisor Metatrader. Hobi membaca dan menulis sejak kecil dan mulai aktif menulis di Seputarforex karena ingin membagikan pengetahuan selama menjadi trader.