Advertisement

iklan

Setelah Gagal Rebound, Emas Berpotensi Turun Lagi

Penulis

+ -

Harga emas masih berada dalam bayang-bayang penguatan Dolar AS dan diperkirakan melanjutkan penurunan hingga level 1891.000.

iklan

iklan

Analisa Fundamental Emas

Harga emas kembali tergelincir ke sekitar level $1900 per troy ons sehubungan dengan Dolar AS yang terus bertahan di sekitar level tertinggi 2 tahun. Penguatan Dolar AS sebagian besar dipicu oleh kekhawatiran terkait melambatnya pertumbuhan ekonomi China dan meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.

Namun pada hari sebelumnya, harga emas sempat mendapatkan beberapa sentimen positif dari risiko perlambatan ekonomi global dan melonjaknya inflasi. Selain itu, penurunan emas cenderung tertahan oleh meningkatnya ketegangan geopolitik setelah Rusia mengatakan akan menghentikan pasokan gas ke Polandia dan Bulgaria. Pasalnya, kedua anggota Uni Eropa tersebut menolak untuk membayar impor gas dari Rusia dalam mata uang Rubel.

 

Analisa Teknikal Emas

Grafik XAU/USD

Secara keseluruhan, tren pergerakan harga emas pada grafik 1 jam masih berada dalam tren bearish, terlihat dari posisinya yang berada di bawah indikator Supertrend. Tren ini diperkirakan masih akan berlanjut hingga level 1891.000, terutama jika emas terus bertahan di bawah area 1903.060-1909.000.

 

Rekomendasi

  • Entry Sell: 1903.060
  • Take Profit: 1891.000
  • Stop Loss: 1909.000

 

Skenario Alternatif

Skenario alternatif ini dapat digunakan jika harga emas berhasil menembus ke atas level 1909.000.

  • Entry Buy: 1909.000
  • Take Profit: 1921.060
  • Stop Loss: 1903.060

Download Seputarforex App

Arsip Analisa By : Rama Anandhita
297659
Penulis

Rama berstatus sebagai mahasiswa aktif tingkat akhir di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di kota Kembang. Awal mula perkenalan dengan dunia trading dimulai pada tahun 2014, saat masih mahasiswa baru. Instrumen trading yang pertama kali dikenal adalah saham Indonesia. Seiring berjalannya waktu, tertarik mengikuti trading forex juga. Strategi trading yang banyak digunakan diantaranya Harmonic Pattern dan Chart Pattern.