Advertisement

iklan

6 Alasan Trading Forex Cocok Untuk Milenial

Penulis

+ -

Selain bisa mendatangkan profit besar, beberapa keuntungan trading forex untuk milenial ini sangat menarik disimak. Apa saja itu?

iklan

iklan

Meski sudah melewati beberapa generasi, trading forex adalah salah satu bisnis yang masih dianggap menjanjikan. Bahkan trading forex digadang-gadang banyak orang sebagai bisnis penghasil cuan terbaik hingga saat ini. Sehingga tak mengherankan bila tren trading forex tak pernah mati dan justru kian bertambah. Banyak orang mulai sadar akan potensi profit dari bermain forex, khususnya generasi milenial atau orang-orang yang lahir pada tahun 1980 hingga 1990-an. Meleknya teknologi, mendorong banyak generasi milenial berbondong-bondong menekuni trading forex.

Terbukti, tren pencarian topik "trading forex untuk milenial" di berbagai mesin telusur kian melesat akhir-akhir ini. Hal ini menunjukkan ketertarikan orang terhadap topik trading forex semakin banyak. Dilansir dari Detik[dot]com, transaksi trading forex dan emas di tahun 2020 berhasil mencapai angka fantastis yaitu delapan belas triliun rupiah, dengan kaum milenial sebagai kelompok trader paling dominan.

Trading forex untuk milenial

Namun yang menjadi pertanyaan, apakah trading forex benar-benar cocok untuk generasi milenial? Jawaban singkatnya adalah "YA". Trading forex dan kaum milenial adalah perpaduan yang sangat pas. Mengapa demikian? Berikut penjelasannya.

 

1. Kaum Milenial Mudah Belajar Hal Baru

Alasan utama trading forex untuk milenial sangat cocok adalah karena generasi ini cenderung mudah belajar hal-hal baru. Biasanya, kaum milenial akan menyukai pekerjaan yang menantang, bebas, dan tidak membosankan. Trading forex adalah bisnis yang sangat cocok untuk anak milenial, karena ada banyak tantangan, kejutan, serta keseruan saat bertransaksi di pasar forex.

trader milenial

Atas dasar inilah, banyak generasi milenial yang mulai belajar trading forex. Yang perlu digarisbawahi, tidak ada cara instan dalam dunia trading forex, dan semuanya butuh proses. Jadi, sebelum meletakkan semua modal di forex, alangkah baiknya pelajari dulu cara trading yang benar, mulai dari cara membaca chart, cara entry, money management, hingga psikologi trading. Setelah itu, jangan lupa untuk uji hasil belajar Anda dengan trading di akun demo . Jika sudah mantap, barulah trading menggunakan akun trading riil.

 

2. Potensi Keuntungan Yang Besar

Alasan berikutnya terkait dengan peluang keuntungan. Trading forex memang memiliki potensi profit tinggi, bahkan tak terbatas, bila dilakukan dengan cara yang benar. Sudah banyak cerita dari trader-trader sukses Indonesia maupun dunia yang bisa meraih profit trading hingga jutaan dolar dari trading forex.

profit trading forex

Namun jangan lupa, keuntungan besar juga dibarengi dengan risiko yang besar; istilahnya adalah "high risk high return" . Trading forex akan sangat menggiurkan bagi trader yang sudah memiliki sistem, money managemet, dan psikologi trading yang jelas; namun akan mengerikan bagi trader yang belum memiliki rencana trading atau tidak memiliki kesiapan mental.

Banyak orang salah kaprah dan menganggap bahwa trading forex pasti profit. Padahal tidak ada jaminan sedikitpun mengenai hal itu. Meski terdengar sangat berisiko, tapi memang demikian faktanya. Trading forex untuk milenial sah-sah saja selama risiko trading forex bisa diminimalisir dengan perencanaan dan strategi yang matang. Pelajari juga cara memasang stop loss yang benar guna menghindarkan loss dalam jumlah besar.

 

3. Trading Forex Adalah Bisnis Yang Fleksibel

Untuk urusan bisnis, generasi milenial pada umumnya cenderung menyukai pekerjaan yang tidak monoton dan sangat mencintai kebebasan. Inilah alasan trading forex untuk milenial sangat cocok. Pada dasarnya, trading forex menawarkan fleksibilitas waktu; Anda bisa trading kapanpun selama 24 jam non-stop di hari kerja (Senin-Jumat). Selain itu, Anda tidak memerlukan tempat khusus. Di mana saja bisa jadi kantor asalkan perangkat Anda masih bisa terhubung dengan internet.

trading dimana saja

Namun faktanya, masih banyak orang salah paham mengenai forex. Kebanyakan menganggap bahwa trading hanya sebatas bisnis sampingan. Padahal jika diamati, trading forex merupakan bisnis rill yang justru memerlukan fokus tinggi.

Sedikit saja salah menganalisa atau memproyeksikan pergerakan harga, Anda berpotensi loss dan kehilangan modal. Jika Anda ingin sukses, perlakukan trading forex sebagai bisnis sehingga Anda tidak akan main-main dalam menjalankannya. Nah, agar aktivitas trading lebih serius dan tertata, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut:

  • Ciptakan lingkungan trading yang bersih dan nyaman.
  • Buatlah rencana bisnis dalam trading forex Anda.
  • Susun jurnal trading sebagai history transaksi dan bahan evaluasi.
  • Pahami psikologi trading untuk mengendalikan emosi pada saat trading.
  • Tanamkan mindset bahwa trading forex bukan main-main, melainkan bisnis yang perlu keseriusan.

 

4. Bisa Dimulai Dengan Modal Kecil

Selain memiliki kebebasan waktu, keuntungan trading forex untuk millenial berikutnya yaitu tidak memerlukan modal besar. Percaya atau tidak, Anda sudah bisa trading cukup dengan modal $5 - $10, atau setara Rp70,000 hingga Rp140,000 saja. Saat ini sudah banyak broker forex menyediakan akun mini hingga mikro dengan minimal deposit super ringan pada saat awal pembukaan. Lantas bagaimana modal sekecil itu memungkinkan trader bertransaksi di pasar forex?

trading modal kecil

Jawabannya adalah karena adanya fasilitas leverage dari broker forex. Ftur tersebut memungkinkan trader bermodal kecil untuk melakukan transaksi lebih besar dari jumlah modal yang dimiliki.

Misalnya Anda membuka akun trading dengan leverage 1:100, artinya untuk melakukan transaksi sebesar $100, Anda cukup menempatkan $1 sebagai margin. Jadi modal $1 yang Anda keluarkan pada saat transaksi, memiliki potensi keuntungan setara $100. Jika Anda profit, 100 persen keuntungan akan jadi milik Anda; Namun jika loss, Anda hanya kehilangan margin yang dijaminkan tanpa perlu terbebani utang ke broker.

Semakin besar leverage yang digunakan, semakin kecil persentase jaminan minimum yang harus dibayarkan. Di sinilah letak bahayanya. Margin yang kecil akan mempercepat kerugian dalam jumlah besar. Selain itu, leverage tinggi juga membuat trader kehilangan pertimbangan objektif saat mengambil keputusan trading dengan menggunakan lot berlebihan.

 

5. Banyak Sarana Edukasi Gratis

Apakah belajar forex harus punya mentor? Kalau ingin belajar harus mulai darimana?

Pertanyaan-pertanyaan seperti ini kerap kali ditanyakan trader pemula di berbagai komunitas forex. Sebenarnya, belajar forex  tanpa mentor sangat bisa dilakukan. Anda bisa mempelajarinya secara otodidak dengan mencari berbagai sumber yang ada di Internet.

Di sinilah keuntungan trading forex untuk milenial. Selain melalui bacaan-bacaan edukatif secara online, belajar trading juga bisa melalui layanan edukasi gratis dari broker, webinar, kursus online, konten video, dan semacamnya.

belajar trading forex otodidak

Bila Anda mengalami kebingungan harus belajar mulai dari mana, Anda bisa memanfaatkan program sekolah forex yang bisa diakses secara cuma-cuma. Silahkan ikuti mulai level SD hingga universitas, kemudian, jangan lupa coba kuisnya untuk menguji hasil belajar Anda. Selain itu, bagi Anda yang suka berdiskusi dengan trader-trader lainnya, Anda bisa gabung dengan komunitas trading di Telegram.

Pada intinya, belajar trading forex kini semakin mudah dan asyik. Anda bisa belajar forex lewat berbagai cara dan dari platform mana saja yang menurut Anda paling sesuai. Akan tetapi, jika Anda memiliki modal lebih dan lebih suka menerima bimbingan secara privat, memilih mentor trading forex juga bisa jadi pertimbangan untuk mempersingkat proses belajar.

 

6. Tidak Memerlukan Perangkat Super Canggih

Menggunakan peralatan trading yang tepat adalah salah satu faktor pendukung kesuksesan dalam meraih cuan. Oleh karenanya, memiliki perangkat yang memadai patut jadi pertimbangkan jika Anda memutuskan menjadi full time trader. Namun bagi Anda yang baru ingin terjun ke dunia trading, tak perlu "minder" dengan perangkat yang Anda miliki sekarang.

Perangkat trading di smartphone

Untuk bisa trading, Anda tidak memerlukan peralatan yang super canggih. Platform trading bisa dipasang dan dijalankan menggunakan PC, Laptop, Tablet, atau bahkan Smartphone. Namun yang menjadi pertanyaan adalah:

Jika tidak menggunakan robot trading, Anda bisa menggunakan set up trading minimal yang bisa disiapkan dengan biaya mulai dari 2 juta hingga 4 juta-an saja. Keuntungan trading forex untuk milenial ini sangat memadai bagi mereka yang masih kuliah atau belum memiliki income besar.

 

Ingin trading melalui Smratphone? Bisa! Trading forex di Smartphone adalah solusi terbaik bagi Anda yang memiliki mobilitas tinggi. Agar tetap sukses meski trading lewat layar handphone, sebaiknya simak 7 tips trading dengan android.

295060
Penulis

Alumni Sastra Inggris, telah aktif menjadi content writer di berbagai platform sejak tahun 2012. Seorang Blogger yang menyukai bidang SEO, copywriting, dan sempat aktif sebagai trader kripto. Saat ini bergabung di Seputarforex.com sebagai jurnalis berita, artikel dan konten-konten menarik lainnya.

Yanto
Saya benar2 gak ngerti gimana caranya untuk bergabung dan berbisnis di forex. Thanks
Seputarforex
Selamat pagi, Yanto. Anda bisa berlatih trading forex melalui akun demo terlebih dahulu. Atau silahkan bergabung ke komunitas trading kami.

Kesulitan Akses Seputarforex?
Buka melalui
https://bit.ly/seputarforex

Atau akses dengan cara:
PC   |   Smartphone

AWAS
Grup Telegram Palsu Mengatasnamakan Seputarforex!

Baca Selengkapnya Di Sini