Advertisement

iklan

7 Fakta Menarik The Fed Yang Wajib Diketahui

Penulis

+ -

Tahukah Anda bahwa The Fed adalah bank sentral terbesar di dunia namun tidak punya kewenangan mencetak Dolar AS? Yuk, cari tahu apa saja fakta The Fed lainnya yang tidak boleh Anda lewatkan.

iklan

iklan

Federal Reserve atau biasa disebut The Fed adalah bank sentral Amerika Serikat yang bisa dibilang sangat berpengaruh bagi perekonomian global. Sama seperti bank sentral besar lainnya, The Fed bertugas memastikan keamanan dan stabilitas pada sistem moneter dan keuangan AS. Namun di balik keperkasaannya, ada banyak fakta The Fed yang menarik dan tak boleh Anda lewatkan. Yuk kenalan lebih akrab dengan bank sentral AS yang sangat diperhatikan oleh trader dan investor ini!

 

Sekilas Tentang The Fed

Sebelum membahas lebih jauh tentang fakta The Fed, ada baiknya Anda mengerti apa dan bagaimana sistem kerja bank sentral AS tersebut.

Ngomong-ngomong soal The Fed, Anda mungkin sering menemukan banyak media ramai membahas pertemuan Federal Reserve. Pelaku pasar selalu mengikuti setiap rapat The Fed dan komentar Jerome Powell demi mendapatkan petunjuk tentang kebijakan moneter Amerika Serikat di masa depan.

Kewajiban The Fed termasuk perancangan kebijakan moneter, mengatur sektor perbankan, dan mengawasi sistem keuangan.

Namun tentu saja, The Fed tidak bisa seenaknya karena harus bergerak menurut kerangka kerja ekonomi pemerintah.

fakta the fed

Tahukah Anda tentang fakta The Fed yang berhasil mencetak keuntungan di tahun 2020 sebesar $88.6 miliar, atau meningkat $33.1 miliar dari tahun sebelumnya? Lalu, dari mana uang tersebut diperoleh?

The Fed mengumpulkan penghasilan dari berbagai sumber, termasuk pembelian obligasi, pendapatan bunga investasi, biaya transfer dana, dan bunga pinjaman ke lembaga penyimpanan.

 

Sejarah The Fed

Ternyata ada fakta menarik di balik berdirinya The Fed, lho.

Pada tahun 1907, terjadi serangkaian kebangkrutan bisnis dan kepanikan perbankan di Amerika Serikat. Kini masyarakat mengenalnya sebagai Kepanikan Bankir 1907 atau Krisis Knickerbocker, di mana krisis terjadi selama tiga minggu akibat anjloknya Bursa Efek New York sebesar lebih dari 50%.

Seiring munculnya krisis keuangan luar biasa di awal abad ke-20 tersebut, Kongres AS memutuskan pembentukan sebuah lembaga yang diharapkan mampu membantu mencegah resesi. Krisis ini akhirnya mengilhami gerakan reformasi moneter yang mengarah pada pembentukan Sistem Federal Reserve tahun 1913. The Fed pun diresmikan bersamaan dengan penandatanganan undang-undangnya oleh Presiden Woodrow Wilson.

Simak fakta The Fed berikut agar Anda semakin memahami apa itu The Fed, cara kerja, dan pengaruhnya terhadap ekonomi global.

 

1. Bank Sentral Terbesar Di Dunia

Fakta The Fed pertama yang tak bisa diganggu gugat ialah posisinya sebagai bank sentral terbesar di dunia. Namun, semakin tinggi posisi, semakin banyak pula tanggung jawab yang dibebankan, bukan? Tugas The Fed meliputi mengawasi bank-bank AS, menjalankan kebijakan moneter, dan lain sebagainya. Semua harus dilaksanakan demi memastikan kelancaran sistem ekonomi AS.

Saking besarnya pengaruh The Fed, setiap komentar Ketua The Fed selalu ditunggu-tunggu dan dicermati oleh pelaku ekonomi di seluruh dunia. Mengapa begitu? Karena semua perubahan dalam kebijakan moneter AS biasanya memiliki implikasi bagi perekonomian global.

Kenaikan suku bunga AS misalnya, menyebabkan peningkatan aliran modal ke Amerika Serikat dan melonjaknya permintaan Dolar AS. Nilai tukar Dolar AS memainkan faktor penting dalam perniagaan internasional, mengingat semua harga komoditas utama seperti minyak atau emas diperdagangkan melawan USD. Otomatis, setiap perubahan nilai Dolar AS akan secara langsung berdampak pada barang-barang tersebut.

Sering kali, imbas kenaikan suku bunga juga meluas ke negara-negara lain. Di Indonesia sendiri, saat suku bunga AS meningkat, investor asing cenderung beralih dari pasar SBN (Surat Berharga Negara) sehingga Rupiah biasanya melemah.

 

2. The Fed Terdiri Dari Berbagai Cabang

Seperti dijelaskan sekilas di atas, The Fed membawahi 12 bank regional, dengan kantor pusat utama terletak di Washington, D.C.

Cabang The Fed terbagi ke seluruh penjuru Amerika Serikat, meliputi Boston, New York, Philadelphia, Cleveland, Richmond, Chicago, St. Louis, Atlanta, Kansas City, San Francisco, Minneapolis, dan Dallas.

Sebagai perpanjangan tangan bank sentral, 12 cabang The Fed berada di bawah pengawasan Dewan Gubernur guna menyalurkan perspektif regional terkait kemajuan sistem ekonomi.

Meski The Fed regional hanya berwenang mengawasi yuridiksi masing-masing, cabang New York dianggap sebagai bank regional paling berpengaruh karena bertugas mengimplementasikan keputusan FOMC.

the fed new york

Selain fakta The Fed di atas, tahukah Anda tentang salah satu event ekonomi terbesar yang diusung oleh The Fed Kansas City? Anda bisa menyimak lebih lanjut di Apa Itu Simposium Jackson Hole.

 

3. Tiga Visi Utama The Fed

Ada tiga tujuan utama The Fed: mengontrol inflasi, memastikan jumlah lapangan pekerjaan, serta merangsang pertumbuhan ekonomi. Agar tujuan ini tercapai, The Fed perlu melakukan serangkaian misi, salah satunya adalah penyesuaian tingkat suku bunga.

Ketika ekonomi AS menunjukkan tanda-tanda penyusutan dengan tingkat inflasi mulai turun di bawah target (sekitar 2%), The Fed akan menurunkan suku bunga untuk mendorong pengeluaran, investasi, dan pemulihan.

Sama halnya saat ekonomi mengalami peningkatan, di mana inflasi mulai naik di atas target, The Fed dapat menaikkan suku bunga, sehingga pinjaman menjadi lebih mahal, aktivitas ekonomi berkurang, dan kenaikan harga tertahan.

Selain suku bunga, The Fed juga mampu melakukan Quantitative Easing dan sejumlah kebijakan moneter lain.

 

4. Fakta The Fed Sebagai Pencetak Uang

Dari beberapa fakta The Fed, poin satu ini sering jadi salah kaprah. Meskipun The Fed punya hak mengatur peredaran uang, masalah pencetakan uang bukanlah tugas mereka. Pencetakan uang berada di bawah ketentuan Departemen Keuangan AS. Berdiri tahun 1789, Departemen Keuangan mengawasi pembuatan dan penerbitan semua mata uang kertas dan koin di AS.

 

5. Rapat FOMC Menghasilkan Kebijakan Moneter

FOMC atau Komite Pasar Terbuka Federal adalah badan pembuat kebijakan moneter The Fed. FOMC bertanggung jawab melakukan operasi pasar seperti pembelian dan penjualan obligasi pemerintah.

FOMC terdiri dari 12 anggota, dengan 7 diantaranya adalah Dewan Gubernur (termasuk ketua dan wakil ketua The Fed), presiden The Fed New York, dan presiden dari empat cabang Fed lainnya yang dirotasi secara rutin.

Walaupun Dewan Gubernur mengadakan pertemuan rutin setiap Senin, pasar lebih tertarik pada rapat FOMC. FOMC menyelenggarakan 8 pertemuan per tahun untuk mereview dan menganalisis laporan serta kondisi ekonomi terkini agar mampu menggodok kebijakan yang tepat.

 

6. Imbas Pertemuan The Fed Bagi Trader

Fakta The Fed selanjutnya berhubungan langsung dengan Anda sebagai trader.

Pertemuan para pembuat kebijakan The Fed berdampak signifikan bagi pasar finansial lantaran efek perubahan suku bunga bisa berimbas langsung pada nilai Dolar AS dan berbagai instrumen trading

Guna memahami lebih jelas imbas keputusan FOMC, Anda harus memahami apa itu hawkish dan dovish. Anda pasti sering mendengar keputusan FOMC terkadang bernada hawkish, namun ada yang cenderung dovish. Istilah dovish maupun hawkish merujuk pada sudut pandang anggota FOMC mengenai cara kebijakan moneter memengaruhi perekonomian.

Lalu, bagaimana keputusan The Fed memengaruhi rencana trading para trader?

Anggap saja hasil rapat FOMC bernada hawkish lantaran mendukung kenaikan suku bunga. Hal ini biasanya menjadikan Dolar AS menguat dan terapresiasi, alias nilai tukarnya terhadap mata uang lain meningkat. Begitu pula sebaliknya jika pernyataan FOMC cenderung dovish; Dolar AS biasanya merespon hal itu dengan pelemahan.

Penguatan atau penurunan Dolar AS terkait hasil FOMC biasanya juga berkaitan dengan ekspektasi pasar. Semakin mengejutkan pengumuman yang diutarakan FOMC, semakin signifikan pula pengaruhnya bagi gejolak pergerakan harga. Faktanya, meski FOMC mengeluarkan pernyataan hawkish atau dovish, pasar biasanya kurang merespon apabila semuanya sesuai ekspektasi.

 

7. Media Sosial The Fed

Fakta The Fed terakhir bukan rahasia lagi, sebab kini mereka memiliki akun sosial media yang bisa Anda ikuti. Sama seperti bank sentral di seluruh dunia, The Fed rajin berkomunikasi lewat akun Twitter, channel Youtube, maupun halaman Facebook yang aktif. Terlebih bila Anda seorang trader, penting untuk terus update informasi dari akun mereka terkait pertemuan FOMC, sambil menganalisa bagaimana keputusannya berimbas di pasar secara real-time.

kesimpulan fakta the fed

Tak bisa dipungkiri, The Fed berdampak signifikan pada kehidupan warga AS dan penduduk dunia. Tak hanya pers yang heboh membahas keputusan mereka sebagai petunjuk akan rencana kebijakan ekonomi, The Fed secara langsung juga memengaruhi pasar forex, saham, obligasi, bahkan komoditas global.

Agar selalu menjadi yang pertama tahu mengenai jadwal rapat FOMC, keputusan-keputusan penting, atau tanya jawab seputar perbankan, intip saja akun media sosial resmi mereka.

 

Di posisi nomor 2 bank sentral terbesar diduduki oleh Bank of Japan (BoJ) dengan total aset lebih dari 6 triliun Dolar AS. Informasi lebih lanjut tentang bank sentral Jepang bisa Anda simak di sini.

Download Seputarforex App

296922
Penulis

Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik sejak duduk di bangku kuliah. Kini tengah sibuk melanjutkan kuliah di jurusan Media Komunikasi Universitas Airlangga sekaligus menjadi jurnalis seputarforex.com