Advertisement

iklan

Indikator All Stochastic Bantu Trader Hindari Sinyal Palsu

Penulis

+ -

Ingin trading akurat dan terhindar dari jebakan sinyal palsu? Gunakan indikator All Stochastic ini yang mampu menampilkan Osilator Stochastic semua timeframe.

iklan

iklan

Indikator Osilator Stochastic dikenal sebagai pendeteksi momentum yang mampu memberikan sinyal lebih awal ketika tren pergerakan harga sudah jenuh dan akan mengalami perubahan. Karena dapat mengidentifikasi sebelum tren terjadi, maka indikator ini diminati oleh banyak trader. Namun, bayangkan betapa repotnya bila harus menganalisa Osilator Stochastic pada setiap timeframe satu per satu. Nah, supaya tidak merepotkan, kini tersedia indikator All Stochastic.

 

Deskripsi Indikator All Stochastic

Indikator All Stochastic mampu menampilkan sinyal Stochastic mulai dari timeframe 15, 30, h1, h4, D1, W1, dan MN. Stochastic dari semua timeframe tersebut dapat dibaca oleh trader dalam satu chart saja. Jadi, Anda tidak perlu mengganti-ganti timeframe untuk mengetahui gambaran sinyal Osilator Stochastic secara keseluruhan.

Indikator ini dapat pula digunakan untuk mengenali dan menghindari false signal yang lazim muncul saat Anda menggunakan stochastic bawaan Metatrader . Di sisi lain, indikator tetap menampilkan osilator masing-masing time frame, sehingga Anda tetap mampu mendeteksi titik jenuh pergerakan harga (saat overbought/oversold ). Semua keunggulan ini tercermin dari tampilan All Stochastic yang terbaca secara full time di dalam chart.

Indikator All Stochastic

Singkatnya, indikator All Stochastic merupakan indikator yang bersifat leading.  Cara kerjanya membantu trader untuk memprediksi perubahan tren ke depan, mengetahui titik jenuh tren, dan mengenali sinyal palsu. Cara menggunakannya secara umum sama saja dengan indikator Osilator Stochastic biasa, yakni:

  1. Titik jenuh beli (overbought) ditunjukkan oleh garis kurva %K yang melampaui level 80, sedangkan titik jenuh jual (oversold) ditunjukkan oleh garis kurva %K yang turun ke bawah level 20. Ini artinya tren pergerakan harga yang sedang berlangsung kemungkinan akan segera berakhir.
  2. Tips menghindari sinyal palsu saat tren bullish: Ketika harga sedang uptrend kuat tetapi Stochastic pada timeframe rendah malah overbought, berarti itu false signal. Jangan entry sell pada kondisi seperti itu. Tunggu hingga stochastic pada timeframe rendah mencapai oversold, kemudian baru open buy.
  3. Tips menghindari sinyal palsu saat tren bearish: Ketika harga sedang downtrend kuat tetapi Stochastic pada timeframe rendah malah oversold, berarti itu false signal. Jangan entry buy pada kondisi seperti itu. Tunggu hingga stochastic pada timeframe rendah mencapai overbought, kemudian baru open sell.

 

Cara Memasang Indikator All Stochastic Untuk Metatrader4

  1. Download indikator pada tautan berikut ini ke PC/laptop Anda: All Stochastic (7 kb).
  2. Buka MT4. Di toolbar, klik "File", lalu "Open Data Folder". Cari file indikator yang sudah diunduh tadi, lalu copy file tersebut.
  3. Kembali ke folder terminal Metaquotes, kemudian cari folder "indicators" (mungkin langsung terlihat di luar, mungkin di dalam folder MQL4), dan paste file tadi di folder "indicators".
  4. Tutup jendela data folder, tutup platform MT4.
  5. Buka kembali platform MT4. Di bagian Navigator, cek menu "indicators", seharusnya indikator All Stochastic sudah ada di situ.
  6. Buka chart pada pair dan timeframe yang diinginkan, lalu click dan drag All Stochastic dari navigator ke atas chart. 
  7. All Stochastic akan langsung tampil pada sub-window, tepatnya di bawah grafik pergerakan harga. Anda bisa mengkustomisasi terlebih dahulu setting warna-nya, ataupun langsung menggunakannya untuk trading berdasarkan pengaturan default

 

Rekomendasi Untuk Pengguna Indikator All Stochastic

Indikator All Stochastic sangat disarankan untuk Anda yang ingin menemukan peluang trading forex secara tepat, mudah, dan menyenangkan. Karena indikator dapat digunakan di mana pun, baik dari pembukaan sesi, maupun dari penutupan sesi. Indikator dapat berjalan baik dalam kondisi  pasar sideways . Namun saat pasar akan trending pun, indikator ini mampu mengidentifikasi.

Untuk trading jangka pendek, perhatikan Stochastic pada timeframe M15 hingga H1. Sedangkan untuk trading jangka panjang, Stochastic yang perlu diperhatikan terdapat pada timeframe M15-MN

Sebaiknya open posisi trading dilakukan ketika sinyal Stochastic pada semua timeframe terkait sudah sama-sama berada pada area jenuh. Ketika Anda ingin melakukan open posisi sell, maka biarkan indikator menempuh garis sampai jenuh beli (overbought). Dan bila ingin melakukan pembukaan posisi buy, maka biarkan indikator mencapai jenuh jual (oversold) terlebih dahulu.

99055
Penulis

Parmadita mengenal forex mulai tahun 2010. Sejak saat itu, menggali beragam pengetahuan dan pengalaman terkait forex dari berbagai sumber, baik tentang indikator teknikal biasa, psikologi trading, maupun Expert Advisor.

Dian
kenapa tampilan di MT4 saya tidak seperti gambar di atas, melainkan hanya menampilkan 1 TF saja
Seputarforex
Mohon maaf, indikator di atas tampaknya memang tak kompatibel untuk MT4 versi baru. Jika dicoba di versi lama, maka All Stochastic masih memiliki tampilan beberapa timeframe. Saat ini penulis artikel tentang indikator tersebut sudah tidak bisa dikontak lagi, padahal di sumber lain pun kami belum menemukan bahan pembuatan indi tersebut. Jadi, sayang sekali, kami tidak bisa merevisi/melengkapi indi tersebut.

Namun, ada banyak lagi indikator lain di list bank indikator  yang siapa tahu ada yang akan cocok bagi Anda.

Kesulitan Akses Seputarforex?
Buka melalui
https://bit.ly/seputarforex

Atau akses dengan cara:
PC   |   Smartphone

AWAS
Grup Telegram Palsu Mengatasnamakan Seputarforex!

Baca Selengkapnya Di Sini