Advertisement

iklan

Indikator i High Low Midle

Penulis

+ -

Indikator i High Low Midle merupakan turunan dari bentuk support dan resisten. Indikator menyerupai bollinger band, karena keduanya memiliki tiga prinsip serupa.

iklan

iklan

Indikator i High Low Midle merupakan turunan dari bentuk support dan resisten. Bila Anda perhatikan lebih lanjut, maka indikator akan memiliki persamaan dimana ada garis upper, garis lower, maupun garis tengah. Indikator yang menyerupai adalah bollinger band, karena keduanya memiliki tiga prinsip tersebut.

Bedanya, indikator ini tidak dapat mengembang seperti BB, namun memiliki garis vertikal yang disebut sebagai garis support dan garis resisten. Hal ini dianggap sebagai alternatif dalam memahami daerah resistance dan support terdekat. Banyak manfaat yang dapat digunakan dari indikator ini, seperti pembalikan harga atau reversal bila terjadi pergerakan yang cepat. Sedangkan pada sideway, indikator juga cocok dipakai untuk menentukan titik jenuh trend.

Pada saat terjadi breakout, indikator juga dapat digunakan dalam memprediksi daerah breakout. Anda tinggal melihat pada garis tengah dan garis atas atau bawah. Ketika garis atas ditembus, itu artinya harga akan lebih ke atas lagi. Dan bila harga turun menembus garis maka harga akan semakin turun. Karena indikator selalu mengikuti harga, tidak mungkin ditembus secara temporer. Yang dilihat adalah pada saat harga melewati garis vertikal sebelumnya.

Indikator i High Low

Karakteristik
Indikator i High Low Midle merupakan leading indikator. Karena pergerakan dapat menentukan signal lebih cepat ketimbang indikator lain. Memiliki 3 warna utama yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi trend. Yang pertama adalah warna merah, disebut sebagai garis atas atau upper memberi indikasi harga jika melewati daerah tersebut, maka akan meneruskan trend lebih jauh ke atas.

Begitu juga sebaliknya jika harga melewati garis biru maka kelanjutan trend untuk terus kebawah semakin besar. Sedangkan garis hijau merupakan sebuah indikasi bahwa jika harga dibawah garis maka memberi indikasi trend down, dan bila harga di atas garis hijau berarti trend up.

Rekomendasi
Dapat direkomendasikan bahwa Indikator i High Low Midle bisa dimanfaatkan pada setiap time frame. Untuk itu time frame yang paling cocok digunakan adalah di h1, m30, atau m15. Karena dari pengalaman indikator akan cukup baik memberikan signalnya pada daerah tersebut. Bila kurang nyaman dengan posisi time frame tersebut, Anda boleh menggantinya sesuai dengan selera Anda.

Fokuskan pada salah satu strategi saja. Anda ingin dipakai pada saat sideway atau pada saat terjadi trend. Bila suka saat sideway pakailah ketika pergerakan besar telah terjadi. Ketika ingin digunakan pada saat terjadi trend, maka fokuskan pada saat terjadi news.

Download
Indikator i High Low Midle dapat di download pada link di bawah ini :
i High Low Midle (3 kb)

Kesimpulan
Indikator i High Low Midle mampu memberikan keistimewaan pada penggunanya dalam memprediksi daerah support maupun resisten. Seperti yang Anda pahami, indikator mampu dengan mudahnya memberikan signal yang cukup cepat dan dapat dipergunakan dalam segala kondisi. Bisa digunakan pada saat sideway, namun juga dapat dimanfaatkan pada saat terjadi trend. Bila Anda menggunakannya, prediksi yang Anda gunakan akan tepat sesuai yang diharapkan. Pelajari indikator ini untuk membantu analisa Anda.

99602
Penulis

Parmadita mengenal forex mulai tahun 2010. Sejak saat itu, menggali beragam pengetahuan dan pengalaman terkait forex dari berbagai sumber, baik tentang indikator teknikal biasa, psikologi trading, maupun Expert Advisor.


Kesulitan Akses Seputarforex?
Buka melalui
https://bit.ly/seputarforex

Atau akses dengan cara:
PC   |   Smartphone

AWAS
Grup Telegram Palsu Mengatasnamakan Seputarforex!

Baca Selengkapnya Di Sini