Advertisement

iklan

Karen Foo, Korban Bullying Yang Menjadi Full-Time Trader Sukses

Penulis

+ -

Dari korban bullying di sekolah, Karen Foo menjadi full-time trader sekaligus financial advisor yang sukses. Bagaimana cerita di baliknya?

iklan

iklan

Pernah menjadi korban bullying tak lantas menciutkan hati Karen Foo. Perempuan asal Singapura ini membuktikan kemampuannya dengan terus berkarya. Bahkan, kini ia berhasil menjadi seorang full-time trader sukses sekaligus financial advisor yang sukses dan mendunia. Karen sering diundang menjadi pengisi acara di panggung event-event internasional, antara lain di Brunei, China, Hong Kong, Laos, Malaysia, Vietnam, Indonesia, Myanmar, dan Singapura.

Kalau soal jumlah penghargaan yang pernah diraih oleh Karen, jangan ditanya lagi. Sudah banyak penghargaan yang diraih oleh Karen di dunia trading. Beberapa di antaranya sebagai berikut.

  • Juara pertama dalam Singapore Nationwide Forex Trading Competition 2015.
  • Masuk peringkat 25 besar se-Asia dalam Forexball International Trading Championship.
  • Masuk peringkat 10 terbaik dari 3,000 trader dari 30 negara dalam kontes FX Street.
  • Masuk peringkat 20 terbak dari 1,800 trader dari 20 negara di kontes trading 2016.

Daftar tersebut masih dalam kategori trading forex saja. Namun Karen juga meraih banyak awards dari bidang public speaking, salah satunya adalah Top 30 sebagai Financial Experts se-Asia oleh Street Smart University.

karen foo, trader forex sukses

Perempuan yang menjabat sebagai Kepala Members Relation di Association of Professional Trainers (APTS) Singapura ini juga unggul di dunia akademik dan olahraga. Karen pernah menyabet 3 medali perak dalam Singapore Masters Swimming Championship 2016, 3 medali perunggu dalam kompetisi renang di National University of Singapore, serta masih banyak lagi.

Prestasi Karen Foo itu semakin membuat karirnya sebagai full time trader semakin cemerlang. Hal tersebut dapat menjadi bukti bahwa pengalaman sebagai korban bullying bukan menjadi halangan untuk meraih mimpi. Karena itu, Karen seringkali dipercaya sebagai motivator dalam event yang melibatkan peserta dari kalangan CEO dan investor-investor top di dunia. Ia selalu memberikan motivasi kepada banyak orang untuk terus berkarya pantang menyerah. Selain itu, Karen pastinya sudah dipercaya mengisi materi tentang trading forex dikarenakan kesuksesannya meraih profit di dunia trading.

Perempuan berambut pendek ini juga diandalkan menjadi juri dalam berbagai macam kontes public speaking, yang diselenggarakan di Singapura, mulai dari level nasional hingga internasional. Beberapa pengalaman Karen sebagai full time trader sukses itu dituangkan dalam tulisan di beberapa buku, seperti Turning Ideas Into Profit, dan Your Cash Moves (dengan kata pengantar oleh Adam Khoo). Adam Khoo adalah seorang entrepreneur asli Singapura, yang juga merupakan full time trader sukses, sekaligus CEO dari Adam Khoo Learning Technologies Group, salah satu institusi swasta penyelenggara seminar edukasi terbesar di Asia.

Selain melalui event dan tulisan buku, masyarakat dapat secara update mengikuti motivasi-motivasi serta tips dan trik sukses trading forex melalui akun media sosial Karen, seperti channel Youtube Karen Foo, website www.karen-foo.com, dan Twitter @KarenFoo8. Ia aktif membagikan materi, baik tentang pengalamannya hingga strategi trading forex, dalam video yang diunggah setiap hari lewat akun media sosialnya.

 

Dari Korban Bullying, Jadi Motivator Keren

Trader Karen Foo tumbuh menjadi sosok yang menginspirasi banyak orang. Namun di balik itu, ada cerita perjuangan Karen saat melawan rintangan menuju kesuksesannya seperti saat ini. Berikut adalah hasil wawancara yang dilakukan oleh Asianentrepreneur tentang kisah Karen Foo dalam memulai karirnya sebagai motivator handal dan full time trader sukses.

 

Bagaimana ceritanya Anda memulai karir ini?

Saya bisa dibilang murid paling pendiam di sekolah. Karena itu, saya sering di-bully. Beberapa guru dan teman-teman selalu bertanya-tanya apa salah yang ada pada diri saya sampai membuat menjadi pendiam. Saya juga tidak pintar di sekolah. Tapi hari ini, saya menjadi seorang full time trader dan menjadi pembicara di berbagai konferensi dan event finansial, membantu yang lain menjadi trader yang sukses.

 

Apa yang paling menarik di industri yang Anda tekuni saat ini?

Industri keuangan selalu tumbuh setiap tahunnya dengan kemunculan metode-metode investasi yang baru. Saat ini, dengan trading kripto, saya secara konsisten harus terus belajar sesuatu yang baru, agar saya bisa menjaga peluang profit dalam investasi saya. Setiap hari seperti permainan bola baru. Itulah yang membuat saya cinta pada industri ini. Saya juga suka dengan topik finansial. Saya selalu merasa excited selama proses belajar.

karen foo sebagai public speaking

 

Di mana kota favorit Anda untuk bisnis dan mengapa?

Tentu saja, Singapura. Singapura adalah pusat keuangan, seperti berada di "surganya" industri finansial. Saya banyak mendapatkan dukungan dari mentor-mentor di Singapura. Mereka selalu membantu dalam karir dan bisnis saya. Aspek yang menjadi favorit saya di Singapura adalah keberadaan co-working space.

 

Usia Dan Gender Bukan Menjadi Penghalang Kesuksesan

Apa nasihat terbaik yang pernah Anda peroleh?

Nasihat favorit saya selalu berasal dari guru public speaking saya. Banyak pelajaran berharga yang saya dapatkan dari mereka tentang menjadi public speaker. Namun, ada salah satu nasihat yang selalu saya ingat selamanya, yaitu "seseorang mau berbisnis dengan kamu selama kamu menghasilkan sesuatu yang menguntungkan. Usia dan gendermu bukanlah menjadi tolak ukur selama kamu bisa mencapainya." Saya sempat merasa ragu memulai karir menjadi seorang speaker saat masih muda. Namun, nasihat itu sangat manjur dan mendukung saya.

 

Siapa yang menginspirasimu?

Selain guru saya, Gary Guwe (seseorang yang memberikan saya nasihat seperti yang saya sebutkan di pertanyaan sebelumnya), saya selalu terinspirasi dari teman saya, Adam Khoo. Pengalamannya yang berasal dari keluarga broken-home dan perjuangan sekolahnya hingga sarjana, itu sangat mirip dengan pengalaman pribadi saya. Tanpanya, saya mungkin tidak bisa menjadi seperti saat ini. Ia menjadi figur ayah, bagi saya.

karen foo bersama rekannya adam khoo

 

Adakah cerita pengalaman yang menarik perhatianmu?

Saat berbincang dengan seorang teman, ia menceritakan sesuatu yang menarik perhatian saya. Teman saya itu salah mempraktekkan sesuatu dari materi yang sebelumnya ia baca dari buku. Pengalaman teman saya itu menjadi pelajaran berharga bagi saya. Yaitu, ketika kamu membaca buku, kamu harus paham benar tentang konteks yang disampaikan oleh penulisnya dalam buku tersebut. Daripada kamu salah mengartikannya, lebih baik kalau kamu dapat menyelami pikiran dari penulisnya saat menulis buku tersebut.

 

Jika Anda bisa mengulang waktu, apa yang ingin Anda ubah?

Saya akan mulai belajar trading dan investasi lebih awal. Sebab, saya benar-benar serius memulai karir ini saat berusia 21 tahun. Saya harus berjuang keras melawan rasa takut saya untuk berbicara di depan umum, seperti saat saya masih SD.

Saya baru bisa mengatasi rasa takut itu saat menginjak usia 19 tahun, di saat itu saya sudah lulus SMA. Saya hanya berkata pada diri saya bahwa saya harus berani berpidato di depan umum. Kalau pun saya gagal nantinya, saya akan flashback ke masa lalu, dan menyemangati diri saya dengan "setidaknya saya sudah berjuang."

 

Apa yang Anda lakukan di saat Me-Time?

Saya berenang setiap hari. Aktivitas ini dapat me-refresh pikiran saya dari kesibukan pekerjaan. Selain itu, saya juga spa setidaknya 3 kali dalam seminggu. Saya juga meditasi di sela-sela waktu, yang dapat memberikan semangat untuk hari esoknya.

Saya sering menemukan seorang dengan kesibukan pekerjaan yang luar biasa, seperti seorang CEO dan manager keuangan, saja dapat menyempatkan waktu untuk meditasi. Jadi, kenapa saya tidak bisa melakukannya juga.

 

Di mana destinasi Asia favorit untuk berlibur? Mengapa?

Malaysia, khususnya di Malaysia bagian timur. Di sana, saya bisa menemukan pemandangan pegunungan, pulau, dan laut, yang menenangkan pikiran saya dari hiruk-pikuk kehidupan di Singapura. Tidak hanya itu saja, makanan di sana juga sangat enak.

 

Rekomendasi buku?

Crushing it! yang ditulis oleh Gary Vaynerchuk.

 

Perjalanan Karen Foo hingga mencapai kesuksesan memanglah tidak mudah. Namun, cerita di atas dapat memberikan inspirasi kepada trader lain untuk tetap semangat mencapai impian. Berikut adalah kiat sukses menjadi trader forex ala Karen Foo.

kiat sukses ala karen foo

Berdasarkan pengalaman Karen Foo, kesuksesan dalam trading forex memang tidak dapat dicapai dengan mudah. Seorang trader harus melalui banyak rintangan menuju keberhasilan. Trader dapat menambah semangat dari kisah inspiratif full time trader sukses lainnya di dunia dan Indonesia.

291179
Penulis

Sudah terjun di dunia jurnalis sejak 2013. Aktif menulis di media cetak, online, dan website pribadi dengan berbagai macam topik. Selain itu, juga trading saham sejak 2018.


Kesulitan Akses Seputarforex?
Buka melalui
https://bit.ly/seputarforex

Atau akses dengan cara:
PC   |   Smartphone

AWAS
Grup Telegram Palsu Mengatasnamakan Seputarforex!

Baca Selengkapnya Di Sini