iklan

Keuntungan Trading Kripto Sebagai CFD

Penulis

+ -

Trading kripto merupakan bisnis yang sedang ramai diperbincangkan saat ini. Disamping jual beli kripto secara langsung di exchange, ada pula trading kripto sebagai CFD yang lebih mudah dilakukan. Seperti apa caranya?

iklan

iklan

Sejak harga kripto melonjak naik, banyak orang berbondong-bondong investasi kripto dengan harapan meraup profit melimpah. Selain membeli koin kripto di exchange (bursa), mendapat keuntungan dari pasar kripto juga bisa dilakukan dengan trading CFD.

Keuntungan Trading Kripto Sebagai(Baca Juga: Penjelasan Tentang Investasi Cryptocurrency (Mata Uang Kripto) )

 

Apa Itu Trading Kripto Sebagai CFD?

Seperti kita ketahui, trading Contract for Difference atau biasa disingkat CFD merupakan metode perdagangan kontrak derivatif yang dilakukan trader atas perjanjian dengan broker, bukan membeli aset investasi secara langsung.

Trading CFD menawarkan banyak keuntungan yang tidak dimiliki direct trading, seperti akses ke pasar luar negeri, trading dengan leverage, posisi short (jual) bagi aset yang tidak menawarkan opsi itu, serta keunggulan lainnya. Prinsip trading kripto sebagai CFD mungkin terdengar asing, tapi sebetulnya cukup mudah dipahami. Metode trading tersebut memungkinkan trader mengambil untung dari pergerakan harga tanpa harus memiliki mata uang kripto.

Seiring berjalannya waktu, semakin banyak broker CFD menambahkan instrumen kripto. Hal itu tak lepas dari semakin banyaknya trader yang berminat untuk mendapatkan keuntungan dari fluktuasi harganya. Memasuki 2021, nilai Bitcoin memang meroket ke level $30,000 per keping dibanding awal 2020 yang masih duduk di angka $8,440.

 

Bagaimana Cara Kerja Trading Kripto Sebagai CFD?

Ketika berinvestasi kripto, banyak orang membeli asetnya untuk disimpan di dompet (wallet digital). Namun, investasi dengan cara tersebut membutuhkan waktu pemrosesan lebih lama. Terlebih lagi, kasus-kasus mengenai pembobolan dompet kripto semakin merajalela.

Anda bisa terhindar dari masalah di atas dengan trading kripto melalui CFD. Trading kripto sebagai CFD berarti Anda membuka posisi berdasarkan prediksi pergerakan harga kripto di waktu mendatang. Anda bebas membuka posisi long (beli) jika menurut Anda mata uang kripto akan naik nilainya, atau short (jual) jika harga kripto berpotensi anjlok dalam waktu dekat. Cara ini menjadikan Anda berpeluang menghasilkan keuntungan di pasar kripto yang naik-turun.

 

Penggunaan Leverage Dan Margin

Seperti dijelaskan sekilas di atas, salah satu konsep utama yang perlu Anda pahami sebelum trading kripto CFD adalah leverage. Leverage merupakan fasilitas meminjam modal dari broker agar bisa membeli kripto dalam jumlah besar.

Sebelum trading kripto CFD, Anda tentunya perlu deposit. Tetapi, bila Anda hanya memiliki modal receh sebesar $1, maka broker akan meminjamkan modal kepada Anda dengan perbandingan 50:1, 100:1, bahkan 400:1, yang dikenal sebagai perbandingan antara leverage dan margin.

Misalnya saja, Anda trading Bitcoin CFD dengan leverage 50:1 dan margin 2%. Berarti, setiap $1 yang dimiliki, Anda bisa trading hingga $50. Jika mendepositkan $500, Anda mampu membuka posisi buy kripto CFD hingga senilai $25,000. Ketika Anda profit, maka jumlahnya akan dikalikan 50.

Namun jangan senang dulu. Sebab, hal itu juga berarti posisi Anda bisa lebih cepat ditutup dengan kerugian ketika harga bergerak berlawanan sedikit saja dari prediksi Anda. Ini adalah risiko utama yang harus diwaspadai sebelum terjun ke kripto CFD.

 

Keuntungan Trading Kripto Sebagai CFD

Konsep trading kripto CFD sebenarnya cukup mudah. Asalkan harga kripto bergerak sesuai prediksi, maka Anda akan menghasilkan profit. Namun, tak hanya kemudahan itu saja yang membuat trading kripto CFD populer. Jika disimpulkan dari berbagai penjelasan di atas, berikut beberapa alasan yang menyebabkan cara trading ini sangat digemari:

jenis kripto cfd

 

1. Trading Dengan Leverage

Trading dengan leverage memungkinkan Anda membuka posisi menggunakan margin. Margin membuat trader mampu trading dengan lot besar meskipun modal investasinya relatif kecil.

 

2. Tidak Perlu Dompet Digital

Anda dapat investasi kripto tanpa benar-benar harus memiliki mata uang kripto, sehingga tak perlu membuka dompet digital ataupun berurusan dengan bursa kripto. Dengan kata lain, trading CFD kripto tidak melibatkan pembelian mata uang digital yang sebenarnya.

 

3. Mengambil Untung Di Pasar Bervolatilitas Tinggi

Tingginya volatilitas pasar kripto dengan pergerakan harga yang cepat justru menjadi daya tarik tersendiri. Namun demikian, peluang keuntungan Anda bisa sangat terbatas jika hanya bisa mengambil profit dari kenaikan harga. Untuk itu, kemudahan trading CFD yang memberikan peluang untuk mengambil keuntungan dari posisi beli maupun jual menyediakan solusi yang sangat cocok bagi pelaku pasar kripto.

 

4. Platform Trading Yang Kredibel

Platform trading CFD cenderung menawarkan fasilitas order, analisa, dan customer support yang jauh lebih baik daripada platform perdagangan yang disediakan bursa kripto. Salah satu contohnya adalah MetaTrader yang diandalkan hampir semua trader forex di seluruh dunia dan telah teruji ketangguhannya. Broker yang menawarkan trading CFD seperti EXCO tentu memfasilitasi perdagangan kripto melalui MetaTrader.

 

Di Mana Bisa Trading Kripto Sebagai CFD?

Apabila ingin mencoba trading kripto CFD, Anda bisa berspekulasi pada bermacam-macam pair. Meskipun ratusan mata uang digital muncul di pasaran, ada dua kripto yang sampai saat ini masih belum terkalahkan kapitalisasi pasarnya, yaitu Bitcoin dan Ethereum.

Selain kedua mata uang kripto tersebut, masih ada Ripple, Bitcoin Cash, serta Litecoin yang sering digunakan untuk trading kripto CFD. Untuk contoh lebih akurat, mari simak instrumen kripto CFD yang ditawarkan broker EXCO di bawah ini:

tabel instrumen kripto exco

EXCO memberikan margin sama rata untuk semua jenis mata uang kripto sebesar 20% atau leverage 5:1. Bila Anda trading bersama EXCO dengan modal $200, Anda bisa membeli Bitcoin, Dash, Ether, dan Litecoin hingga $1000 ($200 x 5).

Walaupun CFD menawarkan alternatif menarik, mereka juga berpotensi menjebak, lho. Kok bisa? Pertama-tama, ingatlah bahwa spread yang dikenakan broker menentukan biaya trading Anda.

Untuk membeli (long), Anda harus membayar harga permintaan, dan untuk menjual (short), Anda juga wajib membayar harga penawaran. Biaya yang dibayarkan saat membuka posisi beli (bid) selalu lebih tinggi ketimbang saat menjual (ask). Dengan demikian, tentu saja broker dengan spread rendah akan dicari trader, bukan?

Berdasarkan tabel di atas, dapat kita lihat EXCO menawarkan spread rendah untuk trading kripto. Broker-broker CFD lain biasanya memasang spread sampai 30, bahkan 40. Dengan demikian, trading kripto melalui broker yang gemar mengadakan kontes trading ini layak dipertimbangkan karena menyediakan biaya trading yang terjangkau.

kesimpulan trading kripto cfd

Pada akhirnya, apakah ingin membeli kripto, trading kripto sebagai CFD, atau bahkan mengejar kedua opsi tersebut, semuanya tergantung pada preferensi dan kebutuhan Anda.

Namun, tak dapat dipungkiri jika trading kripto sebagai CFD menyediakan peluang yang sangat menarik untuk mendapatkan keuntungan dari volatilitas harga. Selain memungkinkan transaksi dua arah yang sangat mudah dieksekusi di platform sekelas MetaTrader, trading kripto sebagai CFD juga bisa dilakukan dengan leverage. Meskipun begitu, sebaiknya tetap waspadai risiko kerugian yang telah dipaparkan di atas. Tidak hanya risiko leverage, spread atau biaya trading juga perlu diperhatikan agar ekuitas akun tetap terjaga.

 

Bagi Anda yang memiliki simpanan kripto dan ingin menggunakannya sebagai modal trading di broker CFD, simak Cara Deposit Kripto Sebagai Modal Trading Forex untuk mempelajari langkah-langkah dan manfaatnya.

295849
Penulis

Penulis tentang berita dan promosi broker di Seputarforex. Baginya tak ada kata terlambat untuk mulai belajar trading.


Kesulitan Akses Seputarforex?
Silahkan buka melalui https://bit.ly/seputarforex


Alternatifnya, lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone