Advertisement

iklan

Kiat Sukses Trading Long Term Ala Stanley Druckenmiller

Penulis

+ -

Belajar trading jangka panjang ternyata tak sesulit seperti yang dipikirkan. Simak kiat-kiat sukses dari Stanley Druckenmiller berikut ini.

iklan

iklan

Kesuksesan trading forex akan diraih apabila trader sudah mampu menghasilkan profit secara konsisten di segala macam kondisi pasar. Pasar forex berisiko tinggi, sehingga trader rentan kehilangan modal jika kurang berhati-hati.

Sebenarnya, ada banyak pilihan strategi trading yang bisa dipilih oleh trader untuk menaklukkan pasar. Berdasarkan durasinya, secara garis besar strategi trading forex dapat dikategorikan menjadi dua macam yaitu short term dan long term. Lazimnya, strategi jangka pendek akan menggunakan time frame singkat, misalnya 1 menit hingga 1 hari. Sebaliknya, strategi trading jangka panjang akan menggunakan time frame yang jauh lebih besar, mulai dari satu hari, mingguan, atau bahkan bulanan.

Kebanyakan, trader pemula akan lebih memilih strategi trading jangka pendek karena tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mendapatkan kejalasan loss atau profit. Sebaliknya, untuk trader berpengalaman biasanya tertarik menggunakan strategi trading long term karena bisa menargetkan keuntungan besar tanpa harus sering-sering memantau chart.

Namun untuk menjadi trader jangka panjang, tentu trader harus memiliki kesiapan mental yang bagus. Pasalnya, trader long term memerlukan kesabaran ekstra untuk menunggu hasil trading. Selain itu, trader juga akan kerap menemui floating minus yang bisa mencapai 100 pips atau bahkan lebih.

Meski terlihat sulit dilakukan, bukan berarti trader tidak bisa mempelajari strategi trading long term. Sudah banyak contoh tokoh-tokoh trader terkenal pengguna strategi jangka panjang yang sukses, salah satunya adalah Stanley Druckenmiller. Menurut laporan, ia memiliki kekayaan mencapai 2.8 miliar Dolar AS dan salah satu income terbesarnya adalah dari trading forex.

Lantas yang menjadi pertanyaan, bagaimana cara melakukan trading jangka panjang yang benar? Nah, kali ini penulis akan mengulas kiat sukses trading long term yang diambil dari perjalanan karir trader terkemuka Stanley Druckenmiller.

 

Siapa Itu Stanley Druckenmiller?

Stanley Druckenmiller adalah seorang trader sekaligus investor berkebangsaan Amerika Serikat yang namanya cukup disegani di dunia finansial. Ia lahir dari keluarga kelas menengah dan dibesarkan di pinggiran kota Philadelphia sejak tahun 1953.

Stanley Druckenmiller

Pada tahun 1975, ia sudah menyelesaikan pendidikan dari Bowdoin College di jurusan Bahasa Inggris dan Ekonomi. Kemudian, ia melanjutkan pendidikannya untuk mengambil gelar PhD di Universitas Michigan. Sayangnya, ia tidak menyelesaikan program pendidikan tersebut dan memilih drop out setelah ditawari magang kerja oleh Pittsburgh National Bank sebagai analis keuangan.

Karirnya dalam dunia perbankan terus mengalami peningkatan. Pada tahun 1978, Stanley Druckenmiller sudah diangkat menjadi karyawan tetap dan ditugaskan sebagai kepala grup riset ekuitas bank. Semenjak itu, ia mulai meyakini bahwa dirinya kelak akan sukses di dunia finansial.

 

Pencapaian Karir Dan Keterlibatan George Soros

Setelah bertahun-tahun dirinya bekerja di dunia perbankan, kemudian Stanley Druckenmiller mengambil keputusan besar yang sangat berpengaruh pada perjalanan karirnya. Tepatnya di tahun 1981, ia memutuskan keluar dari perusahaan yang membesarkannya dan memilih mendirikan perusahaannya sendiri dengan nama Duquesne Capital Management.

Stanley membuktikan bahwa keputusan yang ia ambil sudah tepat. Terbukti, hanya selang beberapa tahun, perusahaannya mulai banyak mendapatkan kepercayaan dari investor-investor besar, sehingga membuat nama perusahaannya kian melambung.

Dengan pencapaian karir yang sangat luar biasa, hal tersebut menarik perhatian investor tersohor George Soros untuk menjadikannya sebagai partner bisnis. Bahkan, Soros juga menawari Stanley Druckenmiller sebagai manajer di perusahaan milik Soros, yaitu Quantum Fund.

Stanley Druckenmiller And George Soros(Baca Juga: Stanley Druckenmiller, Murid George Soros Yang Bantu Bobol Bank Inggris )

Ternyata, perjalanan karir Stanley Druckenmiller bersama George Soros berjalan dengan baik. Puncak karirnya adalah ketika Stanley membantu Soros melakukan perdagangan terbesar yang membuat bank sentral Inggris kalang kabut dan "kebobolan" sebanyak £3.4 miliar pada tahun 1992. Peristiwa tersebut kemudian dikenal dengan sebutan "Black Wednesday".

Kerjasama Stanley Druckenmiller dan George Soros berlangsung cukup lama, yaitu mulai dari tahun 1988 - 2000-an. Namun setelahnya, Stanley memutuskan untuk mengambil jalan lain yaitu kembali fokus pada perusahaannya sendiri secara eksklusif.

Nama Stanley Druckenmiller masuk dalam radar majalah Forbes sebagai salah satu orang dengan jumlah kekayaan terbesar di Amerika yakni mencapai $2.8 miliar (catatan bulan Maret 2013). Seluruh aset tersebut berasal dari keuntungan trading dan return investasi di pasar keuangan.

Menurut laporan dari Financhill, perusahaan Stanley saat ini memiliki aset senilai $3.7 miliar. Aset-aset tersebut merupakan akumulasi dari gabungan berbagai aset dari perusahaan ternama, antara lain:

  • Microsoft Corp (MSFT)  
  • T-Mobile (TMUS) 
  • Amazon (AMZN) 
  • Starbucks (SBUX) 
  • Freeport-Mcmoran (FCX) 
  • Palo Alto Networks (PANW) 
  • Sea Ltd (SE) 
  • Penn Natl Gaming (PENN)
  • Nuance Communications (NUAN)
  • Disney (DIS)

 

Apa Rahasia Kesuksesan Stanley Druckenmiller?

Pada dasarnya, gaya trading dan investasi Stanley sangat dipengaruhi oleh George Soros. Ia menggunakan pendekatan top-down yang menggabungkan posisi long dan posisi short di semua jenis aset seperti saham, obligasi, mata uang, futures, dll. Selain itu, pada saat membuat keputusan ia menggunakan teori refleksifitas seperti yang digunakan oleh Soros.

Singkatnya, teori tersebut memandang bahwa pengendali harga pasar yang sesungguhnya adalah ide-ide situasional dari para pelaku pasar, bukan elemen-elemen fundamental. Hal inilah yang kemudian melahirkan gelembung (bubble) di pasar. Semakin besar Bubble yang tercipta, hal tersebut mencerminkan adanya anomali harga yang kemudian menciptakan market crash atau kekacuan di pasar.

Selain itu, Stanley juga memiliki beberapa rahasia yang selama ini tetap ia pertahankan. Dalam buku "The New Market Wizards" karya Jack Schwager, ia mengungkapkan bahwa ada beberapa kiat sukses trading long term yang perlu diperhatikan oleh trader pemula, antara lain:

sukses trading long term

 

1. Kesampingkan Ego Saat Trading

Kiat sukses trading long term yang pertama adalah mengesampingkan ego saat trading. Musuh utama seorang trader adalah melawan egonya sendiri, dan untuk mencapai tingkat fleksibilitas mental yang tinggi, trader perlu belajar menekan ego sekuat-kuatnya. Stanley Druckenmiller berkata:

"Jika Anda membiarkan kerugian memengaruhi penilaian pada saat mengambil keputusan, Anda pasti akan membuat kesalahan yang lebih besar."

 

2. Hanya Masuk Pasar Saat Benar-Benar Yakin

Pasar forex adalah tempat yang berisiko tinggi bagi mereka yang selalu ragu. Keragu-raguan pada saat trading hanya akan mengantarkan trader pada jurang kerugian. Maka, kiat sukses trading long term yang perlu diperhatikan berikutnya adalah pastikan untuk masuk pasar saat sudah benar-benar yakin saja.

"Saya adalah tipe orang yang hanya fokus pada apa yang hitam dan putih; saya akan memfilter area abu-abu dalam gaya investasi saya," ujar Stanley.

 

3. Hasil Besar Akan Datang Pada Mereka Yang Agresif

Hal yang paling penting saat trading bukanlah benar atau salah sebuah analisa, melainkan berapa hasil akhir atau berapa banyak uang yang mampu dihasilkan. Sehingga, kiat sukses trading long term menurut Stanley ada pada keberanian untuk mengambil risiko secara agresif.

"Soros adalah risk taker terbaik yang pernah saya lihat. Dia tidak peduli apakah hasilnya menang atau kalah. Baginya, yang perlu dilakukan adalah tetap percaya diri dan tetap berani mengambil risiko tinggi," ungkapnya.

 

4. Fokus Pada Instrumen Tertentu

Stanley selalu memfokuskan analisanya untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkorelasi erat dengan pergerakan harga suatu instrumen, ketimbang mengamati semua faktor fundamental. Menurutnya, akan lebih baik jika trader memahami hanya beberapa katalis secara mendalam. Ia mengatakan:

"Saya selalu melakukan investasi besar yang terkonsentrasi. Saya tidak percaya pada diversifikasi. Ketika sudah yakin pada satu aset, saya akan totalitas pada aset tersebut."

 

5. Bangun Persepsi Jangka Panjang

Kiat sukses trading long term yang terakhir dari Stanley Druckenmiller adalah fokus pada income jangka panjang. Pada dasarnya, tujuan utama dalam berinvestasi adalah membuat modal berkembang secara terus-menerus hingga selama mungkin. Maka dari itu, fokuslah membangun penghasilan jangka panjang melalui pengelolaan modal (capital) yang baik disertai prinsip Money Management yang benar. Ia berkata:

"George Soros memiliki filosofi yang juga saya anut; cara membangun pengembalian jangka panjang adalah melalui pemeliharaan modal yang bagus."

Download Seputarforex App

296861
Penulis

Alumni Sastra Inggris, telah aktif menjadi content writer di berbagai platform sejak tahun 2012. Seorang Blogger yang menyukai bidang SEO, copywriting, dan sempat aktif sebagai trader kripto. Saat ini bergabung di Seputarforex.com sebagai jurnalis berita, artikel dan konten-konten menarik lainnya.


Kesulitan Akses Seputarforex?
Buka melalui
https://bit.ly/seputarforex

Atau akses dengan cara:
PC   |   Smartphone

AWAS
Grup Telegram Palsu Mengatasnamakan Seputarforex!

Baca Selengkapnya Di Sini