iklan

Korelasi Gold Terhadap AUD, NZD, CAD, CHF, Dan USD

Penulis

+ -

Dominasi emas dalam perekonomian dunia terus berlanjut di era modern, dibuktikan dengan korelasi Gold terhadap empat mata uang ini.

iklan

iklan

Gold atau emas dalam sejarah perkembangan sistem ekonomi dunia sudah dikenal sejak 40000 SM. Hal itu ditandai dengan penemuan emas dalam bentuk kepingan di Spanyol, yang saat itu digunakan oleh manusia Paleiolithic. Dalam sejarah lain disebutkan bahwa emas ditemukan oleh masyarakat Mesir Kuno sekitar 3000 SM. Sedangkan sebagai mata uang, emas mulai digunakan di zaman Raja Lydia (daerah Turki sekarang) sejak 700 SM

Emas telah diketahui sangat berharga sejak zaman prasejarah bagi berbagai wilayah di dunia. Penjelajahan oleh bangsa Eropa ke benua Amerika, salah satunya digalakkan oleh berbagai berita yang menyatakan bahwa bahan hiasan emas digunakan secara luas di kalangan orang asli Amerika, terutamanya di Amerika Tengah, Peru, dan Colombia. Pada abad pertengahan, emas pun menjadi alat perantara pembayaran yang digunakan secara luas.

Saat ini, walaupun Dolar AS digunakan dalam hampir 70% perdagangan dunia, tetapi emas masih dipandang sebagai penyimpan kekayaan terbaik, pelindung inflasi, dan back-up uang fiat. Tak heran apabila fluktuasi harga emas (Gold) yang bersimbol XAU berhubungan erat dengan berbagai mata uang di pasar forex. Selain pergerakan harga Gold dipengaruhi oleh Dolar AS karena penggunaan mata uang itu sebagai perantara utama dalam perdagangan emas dunia, ada pula korelasi Gold dengan beberapa mata uang lainnya. Ada empat mata uang yang berkorelasi positif dengan perubahan harga Gold dunia, yaitu AUD, CAD, NZD dan CHF.

Korelasi Gold

 

Korelasi Gold Dengan Empat Mata Uang Di Pasar Forex

Pada umumnya, pasangan mata uang AUD/USD mempunyai hubungan positif dengan pergerakan harga Gold di pasar forex. Ketika harga Gold naik, grafik harga AUD/USD juga cenderung naik. Penyebab dari korelasi Gold dengan AUD adalah: Australia merupakan negara ketiga terbesar yang memproduksi emas. Setiap tahun, Australia mengekspor emas kurang lebih senilai $5 Milyar. Karenanya, setiap kali harga Gold naik, maka para importir emas Australia akan "memburu" lebih banyak Dolar Australia untuk menutup biaya kenaikan harga gold tersebut.

Sebagai gambaran korelasi Gold dan AUD, perhatikan grafik kurs AUD/USD dan XAU/USD pada timeframe Weekly berikut ini:

Korelasi Gold dan AUD

Sementara itu, negara tetangga Australia, New Zealand, memiliki nilai tukar mata uang yang cenderung bergerak searah dengan AUD. Perekonomian New Zealand pun tak jauh berbeda dengan Australia, yakni bergantung pada komoditas ekspor. Bedanya, New Zealand berlandaskan pada ekspor produk olahan susu dan daging. Namun meskipun komoditas negeri dua pulau ini tak ada hubungannya dengan harga Emas, korelasi positifnya dengan AUD membuat pergerakan NZD/USD dan XAU/USD ikut searah.

Korelasi Gold dan NZD

Begitupula yang terjadi pada pair mata uang USD/CAD. Walaupun lebih terkenal sebagai salah satu negara eksportir minyak mentah paling top, tetapi sebenarnya Kanada adalah negara pengekspor emas nomor 5 terbesar di dunia. Korelasi USD/CAD dengan harga Gold lebih keras dibandingkan Australia dan New Zealand, karena merupakan hubungan negatif (bergerak ke arah yang berlawanan).

Korelasi Gold dan CAD

Sedangkan USD/CHF juga termasuk pasangan mata uang yang mempunyai korelasi Gold cukup kuat, sekitar 88%, dan bersifat negatif. Apabila ditampilkan dalam grafik, maka bentuknya mirip dengan grafik USD/CAD tadi. Perhatikan screenshot di bawah ini:

Korelasi Gold dan CHF

Mengapa bisa demikian, padahal Swiss bukan salah satu eksportir Gold dunia? Sebabnya adalah karena Swiss termasuk salah satu negara yang masih menimbun Gold dalam jumlah besar di perbankannya, walaupun sudah mengaplikasikan mata uang fiat dalam perdagangan dan sistem pembayarannya.

Mata uang Franc Swiss juga dikenal sebagai "safe-haven currency" bersama dengan Yen Jepang dan Dolar AS. Artinya, para investor dan trader memandang Franc Swiss memiliki tingkat risiko rendah, sehingga bisa diandalkan sebagai penyimpan kekayaan dalam kondisi perekonomian dunia yang sedang krisis. Selain karena reputasi perbankan Swiss yang luar biasa bonafid, keberadaan cadangan emas yang besar juga melatarbelakanginya.

62471
Penulis

Mulai terjun di dunia trading akhir tahun 2009. Pertama kali belajar konsep Money Management dari seorang trader Jepang, kemudian berlanjut otodidak. Strategi trading berpatokan pada level Support dan Resistance (Supply and Demand), dengan dasar High Low yang pernah terjadi, ditunjang range market yang sedang berlangsung dan pembatasan risiko.

Izzy

Saya suka trading emas karena paling volatile dibandingkan dengan pair lainnya.

Rachmat Mubarok

bagus.. dengan menunggu moment profit bisa di dapat.


Kesulitan Akses Seputarforex?
Silahkan buka melalui https://bit.ly/seputarforex


Alternatifnya, lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone