Advertisement

iklan

Perbedaan Trader Pengguna Analisis Fundamental Dan Teknikal

Penulis

+ -

Perbedaan antara fundamentalist (trader pengguna analisis fundamental) dan technicalist (trader pengguna analisis teknikal) didasarkan pada kebiasaan masing-masing.

iklan

iklan

Di kalangan para trader Indonesia, dikenal dua aliran trader, yaitu: fundamentalist (Trader Pengguna Analisis Fundamental) dan technicalist (Trader Pengguna Analisis Teknikal). Meskipun pada dasarnya salah kaprah karena trader-trader dunia biasa menggunakan paduan antara analisis teknikal dan fundamental, tetapi pembedaan ini didasarkan pada kecenderungan analisis yang dipakai oleh masing-masing trader. Secara umum, memang ada dua tipe analisis dalam trading forex, sehingga berpengaruh pada trader yang cenderung menitikberatkan pada salah satunya saja.

 

Trader Pengguna Analisis Fundamental

Analisis Fundamental yaitu analisis yang didasarkan pada berita (news) yang berpengaruh pada nilai mata uang yang kita perdagangkan. Trader yang menggunakan analsisis fundamental dalam bertrading sering digolongkan sebagai fundamentalist. Mereka memperhatikan berita (news) yang berpengaruh terhadap nilai mata uang dari pair yang mereka perdagangkan.

Ada banyak news yang bisa berpengaruh terhadap nilai mata uang, baik pengaruh secara langsung maupun tidak langsung. Apa saja news yang berpengaruh? Secara umum sih biasanya news yang berkaitan dengan perekonomian atau politik dari negara yang mata uangnya kita perdagangkan. Jadi misalnya trader pengguna analisis fundamental akan memperdagangkan pair EUR/USD, maka perlu memperhatikan news dari Eropa dan Amerika Serikat.

Trader Pengguna Analisis Fundamental - ilustrasi

Mungkin Anda berpikir: wah, ribet doong… trus di mana kita bisa memantau atau mengetahui adanya news tersebut? Jangan khawatir, sekarang ini ada banyak situs yang menyediakan data tentang news tersebut disertai dengan perkiraan pengaruhnya terhadap pasangan mata uang tertentu. Diantaranya rubrik Berita Forex dan Kalender Forex di Seputarforex.com.

Jadi kalau Anda lebih berminat untuk bergabung dengan para fundamentalist, sering-seringlah berkunjung ke situs-situs yang menyediakan berita-berita yang berkaitan dengan pergerakan nilai mata uang. Atau, broker tempat kita trading juga biasanya menyediakan fasilitas pemberitahuan (alert) tentang akan adanya news.

Selain para fundamentalist yang berupaya menerjemahkan tren dari seberapa besar pengaruh yang timbul setelah dirilisnya berita tertentu, ada pula News Trader yang secara khusus ingin memanfaatkan  pergerakan yang ekstrem saat menjelang dan sesudah news keluar . Untuk pair-pair tertentu seperti GBP/USD, pergerakan menjelang dan sesudah news bisa sebesar 20-50 pips dalam tempo tidak lebih dari 15 menit. Itulah sebabnya para News Trader biasa meramaikan market di saat-saat news dirilis.

 

Trader Pengguna Analisis Teknikal

Berbeda dengan para fundamentalist dan News Trader, trader technicalist lebih memilih untuk "menyingkir" dari market saat menjelang dan sesudah news dirilis. Mereka mengibaratkan pergerakan yang cepat karena pengaruh news jangka pendek itu seperti halnya kolam yang sedang diaduk-aduk airnya, sehingga terlihat "keruh". Maksudnya, pergerakan "asli" dari sebuah pair tidak terlihat di saat-saat seperti itu, sehingga mereka memilih menunggu "air" tenang kembali dan memperlihatkan "watak asli"-nya kembali.

Trader Pengguna Analisis Teknikal - ilustrasi

Para technicalist lebih mendasarkan analisis pada history pergerakan harga. Pada dasarnya, para technicalist ini percaya bahwa history pergerakan harga di atas chart itu akan berulang; dan dalam sesuatu yang terlihat acak, tersembunyi pola-pola tertentu yang apabila bisa dipahami dapat dipergunakan untuk mengetahui apa yang sedang dan akan terjadi pada pergerakan chart.

Trader technicalist "berkomunikasi" dengan chart melalui berbagai indikator teknikal. Dari sinyal yang diberikan oleh indikator inilah, bisa diketahui apa yang sedang terjadi atau “dilakukan” oleh suatu pair.

Pertanyaan-pertanyaan seperti, "lagi ngapain ini si GBP/JPY? Mau kemana dia, naik atau turun?" bisa dijawab dengan melihat sinyal yang diberikan oleh indikator. Ada banyak indikator yang bisa digunakan dalam trading forex. Biasanya masing-masing trader technicalist mempunyai indikator yang menjadi andalan mereka, sesuai dengan kepahaman mereka terhadap indikator tersebut.

 

Nah, apakah Anda memilih menjadi fundamentalist atau technicalist? Ehm, sebenarnya ya tidak harus dibedakan secara tegas seperti itu sih. Ada juga teman trader yang memilih menjadi kedua-duanya secara proporsional. Mereka mempunyai indikator yang menjadi andalan, tetapi juga ikut menganalisa news yang dirilis secara rutin. Semua sah-sah saja, suka-suka kita juga kok. Itulah enaknya menjadi trader.

62070
Penulis

Awalnya, Greenpips merupakan ibu rumah tangga biasa. Namun, kemudian mengenal forex di perguruan tinggi, dan setelah itu memutuskan membuat tesis mengenai Expert Advisor. Paling suka menggunakan Fibonacci dalam trading.

Enggar Wd
Scr teknikal kalo mw memanfaatkan news biasany nggak perlu nunggu terlalu lama untuk msk. Biasany tunggu konfirmasi dr price action jg bisa, tunggu smp bbrp candle aja biasany sdh cukup menandakan tren ini nanti lariny kemana.
Septi Guard
@Enggar, kalau seperti itu berarti masih lagging dong? Padahal kalau ada news pergerakan harga bisa cepat berubah khususnya di pair-pair mayor macam EUR/USD atau GBP/USD . Na kalau tiba-tiba ada berita baru yg lebih penting dan bisa bawa harga berubah arah kan jadi sia-sia itu opnya?
Enjoy Aja
ane milih nyingkir aja de, lebih aman lebih menjanjikan
Nurulhidayat
fundamentalist yng sprti ini tergolong news trader. banyak juga kok yang long term trader dan lebih mlht faktor fundamental ini scr ksluruhan dn dlm jngka wktu yg lbh panjang, nggak hanya pasang order waktu ada berita rilis doang.. kayak gitu kan bisa-bisa mirip kayak scalper.. trading nya penuh resiko
Septi Guard
Betul @Nurul, fundamental bukan melulu soal news trading aja, tapi banyak faktor lain yg jika digabungkan bisa membentuk kesatuan faktor pendorong yg utuh yg bisa mempengaruhi pergerakan harga dalam jangka panjang.

Trader bisa saja lebih memilih untuk merangkum dulu data2 fundamental dari 1 periode sebelum menganalisa pergerakan harga selanjutnya.

Kadang inipun juga bisa dipengaruhi oleh foreacst jd trading fundamental bisa dibilang nggak sesimpel news trading yg masuk berdasarkan waktu dan hasil rilis data saja, tapi antisipasi resiko justru dilakukan dengan analisa yg rumit dan memakan waktu yg lebih lama
Arief
Trading sejak 2005 awalnya 80% ke teknikal. Namun sejak 2012 hingga saat ini saya lbh nyaman dg 70% fundamental dan sisanya ke teknikal. Kurang lebih spt itu. Saran saya kl mau fokus lbh besar ke fundamental, jgn nanggung. Misal saat rilis NFP di jumat minggu pertama Anda kurang tepat kl hny memantau news di hari tsb atau bbrp hari sblmnya. Kl mau lbh akurat, pantau dan ikuti news2 terkait minimal 1-2 bln sebelumnya. Krn akan ada byk rilis news penting sebelumnya yg terkait dg news NFP. Ini cm sekedar opini sederhana trader pemula..
Abdul Hamid
Saya ingin tanya, kalau untuk pemula lebih baik pakai teknik yang mana? Mohon bantuannya, trims.
Restu Fx
pake cara yg menurut agan paling simpel. strategi apapun boleh asalkan nggak bikin ribet sendiri. kalo mau nunjuk nama juga repot, soalnya kegemaran trader beda-beda, jadi baiknya diuji sendiri aja dulu di akun demo

Kesulitan Akses Seputarforex?
Buka melalui
https://bit.ly/seputarforex

Atau akses dengan cara:
PC   |   Smartphone

AWAS
Grup Telegram Palsu Mengatasnamakan Seputarforex!

Baca Selengkapnya Di Sini