Advertisement

iklan

Sterling Terpuruk Pasca Aksi Jual Akhir Pekan

Penulis

+ -

Pound sterling menghadapi aksi jual masif pada akhir pekan lalu lantaran keresahan pasar seputar Omicron serta potensi tertundanya kenaikan suku bunga BoE.

iklan

iklan

Seputarforex - Kurs GBP/USD pada sesi Asia hari Senin (6/Desember) tertahan dekat harga penutupan pekan lalu pada kisaran 1.3240-an. Cable menghadapi aksi jual masif pada akhir pekan lalu lantaran keresahan pasar seputar COVID-19 varian Omicron serta potensi tertundanya kenaikan suku bunga BoE.

GBPUSD Daily Grafik GBP/USD Daily via TradingView

Pelaku pasar kini memperkirakan bank sentral Inggris (BoE) akan mulai menaikkan suku bunga lagi pada bulan Desember ini atau Februari 2022. Pasar uang menampilkan peluang 33% untuk kenaikan suku bunga Desember, serta peluang hampir 90% untuk kenaikan suku bunga Februari. Tapi komentar seorang pejabat BoE pada hari Jumat terancam mengobrak-abrik rangkaian proyeksi tersebut.

Michael Saunders -salah satu anggota MPC BoE yang terkenal paling hawkish- mengatakan bahwa Omicron akan menjadi bahan pertimbangan penting pada rapat kebijakan bank sentral tanggal 16 Desember mendatang. Ia menilai ada "sejumlah keuntungan" jika BoE menunggu terkumpulnya informasi lebih lanjut terkait Omicron sebelum mengubah kebijakan, meskipun penundaan kenaikan suku bunga juga akan menimbulkan konsekuensi berbeda.

Opini Saunders sontak menghantam sterling terhadap beragam mata uang lain pada sesi New York, termasuk dolar AS, yen Jepang, dan euro. Pasalnya, opini itu mungkin menandai peralihan sikap para pejabat BoE yang sebelumnya beramai-ramai mempromosikan rate hike seiring dengan positifnya data-data ekonomi Inggris .

Posisi Sterling mulai beranjak naik lagi pada awal perdagangan sesi Eropa hari ini, tetapi spekulasi seputar penundaan kenaikan suku bunga BoE masih menjadi salah satu faktor utama yang membebaninya.

"Dampak kesehatan dari Omicron masih belum diketahui, tetapi pasar jelas tidak menyukai ketidakpastiannya," kata Kjetil Martinsen, Kepala Ekonom Swedbank, pada hari Jumat lalu, "Saunders BoE awal hari ini juga mengisyaratkan kekhawatiran mereka (BoE) tentang dampak potensial (Omicron) terhadap perekonomian Inggris, mengikis pandangan pasar tentang kenaikan suku bunga Desember."

"GBP termasuk diantara mata uang-mata uang yang secara khusus sensitif terhadap lonjakan dalam penghindaran risiko," kata Valentin Marinov, Kepala Strategi FX G10 di Credit Agricole, "Selain itu, pasar terus mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga BoE karena bayang-bayang kekhawatiran tentang dampak negatif dari pandemi terhadap pertumbuhan, krisis energi, dan brexit."

Download Seputarforex App

296912
Penulis

Alumnus Fakultas Ekonomi, mengenal dunia trading sejak tahun 2011. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental untuk trading forex dan investasi saham. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.


Kesulitan Akses Seputarforex?
Buka melalui
https://bit.ly/seputarforex

Atau akses dengan cara:
PC   |   Smartphone

AWAS
Grup Telegram Palsu Mengatasnamakan Seputarforex!

Baca Selengkapnya Di Sini