Advertisement

iklan

FXCM Jual Portal Analisa DailyFX Ke Broker IG

Penulis

+ -

Transaksi senilai 40 juta dolar ini terjadi menyusul krisis yang dialami FXCM setelah menderita kerugian super besar gegara SNBomb pada awal tahun 2015.

iklan

iklan

Seputarforex.com - Broker FXCM asal Amerika Serikat menjual portal analisa forex DailyFX ke IG Group Holdings plc asal Inggris yang membawahi broker IG. Transaksi senilai 40 juta dolar ini terjadi menyusul krisis yang dialami FXCM setelah menderita kerugian super besar gegara SNBomb pada awal tahun 2015.

DailyFX

Pasca SNBomb, broker FXCM sebenarnya sudah mendapatkan paket bailout dari grup finansial Leucadia National. Namun, agaknya broker forex legendaris tersebut mengalami kesulitan membayar pinjaman berbunga sangat tinggi yang diberikan Leucadia. Per 30 Juni, tercatat hutang FXCM di Leucadia yang belum terbayarkan masih ada 193 juta Dolar. Karenanya, dalam beberapa waktu terakhir dikabarkan menawarkan beberapa asetnya untuk menambah pundi-pundi perusahaan. DailyFX awalnya tak masuk dalam daftar aset yang siap dijual, sehingga kabar penjualannya ke broker IG cukup mengejutkan.

Berkomentar tentang pengumuman ini, CEO FXCM Drew Niv mengatakan, "Walaupun DailyFX adalah aset berkualitas tinggi dan sebelumnya tidak termasuk aset yang ditargetkan untuk dijual, peluang muncul dan itu adalah sesuatu yang kami rasa perlu dimanfaatkan. Untuk saat ini, kami tak berencana menjual aset (dari segmen usaha) forex ritel lainnya dan (kami) meyakini aset-aset yang tersisa untuk dijual bisa memenuhi hutang yang masih perlu dibayar ke Leucadia."

DailyFX adalah salah satu portal analisa dan edukasi forex paling populer di dunia, dengan 4.2 juta unique visit per bulannya (menurut SimilarWeb). Analis yang tergabung di dalamnya pun sudah dikenal luas dan bereputasi cukup bagus. Namun sebagai bagian dari penjualannya, 34 karyawan di DailyFX pun akan ikut pindah ke broker IG setelah proses akusisi usai.

FXCM bukan satu-satunya broker forex yang terdampak oleh insiden kejutan kebijakan bank sentral Swiss di bulan Januari 2015 lampau. Broker IG pun saat itu harus menanggung kerugian yang tidak sedikit, bersama dengan sederetan broker ECN/STP lainnya. Akan tetapi, satu-satunya yang masih bergelut dengan imbas SNBomb hingga saat ini adalah FXCM. Sebagai perbandingan, broker-broker tipe market maker malah baik-baik saja di tengah gejolak insiden itu.


Berita Broker Pressrelease



273497
Penulis

Aisha telah melanglang buana di dunia perbrokeran selama nyaris 10 tahun sebagai Copywriter. Saat ini aktif sebagai trader sekaligus penulis paruh waktu di Seputarforex, secara khusus membahas topik-topik seputar broker dan layanan trading terkini.


Kesulitan Akses Seputarforex?
Buka melalui
https://bit.ly/seputarforex

Atau akses dengan cara:
PC   |   Smartphone

AWAS
Grup Telegram Palsu Mengatasnamakan Seputarforex!

Baca Selengkapnya Di Sini