Advertisement

iklan

Profil Penulis : Buge Satrio

Buge Satrio Lelono memiliki latar belakang pendidikan IT dan mengenal forex sejak tahun 2003 ketika platform Metatrader masih versi 3. Setelah berlatih di akun demo selama beberapa tahun dan mencoba berbagai teknik trading, Buge menekuni forex secara full-time sejak awal 2014. Kini aktif trading mengandalkan pengamatan Price Action, Ichimoku Kinko-hyo, Trading Plan, dan pengendalian risiko tak lebih dari 1 persen.

iklan

iklan

Bias jangka pendek/menengah EUR/USD negatif meski proyeksi upswing masih valid. Sementara itu, GBP/USD berisiko overbought walaupun masih di atas Kijun-sen.
Indeks Dolar menunjukkan tendensi memasuki fase koreksi setelah gagal breakout dari level tertinggi satu bulan.
Euro masih berisiko melanjutkan penurunan dalam jangka pendek/menengah terhadap Greenback setelah price action Weekly dan Daily.
Zona support jangka menengah di bawah ancaman. Level 1.1786 jadi fokus untuk mewaspadai aksi jual susulan.
Harga emas dalam jangka pendek/menengah masih berisiko melanjutkan pelemahan selama bergerak di bawah 1809.37
Dolar AS berisiko melanjutkan downswing dalam jangka menengah setelah terbentuknya Three Inside Down pada time frame Weekly.
Sejalan dengan osilator RSI yang kini berada di area negatif, kurva DMA-30 kembali terancam. Begitu pun support trendline yang terbentuk sejak awal Juni.
Price action dalam tiga hari terakhir menunjukkan indikasi terhambatnya reli USD terhadap major currencies. Ada dua skenario bearish yang perlu diwaspadai.
Menyambut data inflasi harga konsumen AS yang menjadi fokus hari ini, Indeks Dolar mengancam area resistance 93.20/93.50.
Outlook jangka pendek hingga menengah masih bertendensi bearish, tapi waspadai aksi beli apabila zona support 1797.00/1789.00 bertahan hingga menjelang putusan The Fed pekan ini.
Pola Evening Star umumnya berisiko bearish dalam satu hingga beberapa candlestick berikutnya. Prospek downswing emas membutuhkan pengamatan terhadap level Tenkan-sen Daily.
Koreksi Indeks Dolar dan recovery EUR/USD adalah skenario yang sementara ini tidak dapat diabaikan setelah price action pasca NFP
Outlook EUR/USD dalam jangka pendek hingga menengah masih negatif. Tetapi, sebaiknya waspadai recovery setelah terbentuk candle pattern Three Inside Up
Time frame Weekly masih membutuhkan konfirmasi untuk mengindikasikan risiko perubahan tren Indeks Dolar dalam jangka menengah/panjang.
Potensi downswing menjadi makin terbuka dalam jangka pendek hingga menengah setelah candlestick Daily tertutup di bawah Kijun-sen dan Senkou-span B.
Skenario upswing atau setidaknya perpanjangan recovery dari tren negatif sejak Maret lalu menjadi risiko yang sementara ini tidak dapat diabaikan.
Selama harga masih tertahan di bawah Tenkan-sen, risiko koreksi menjadi skenario yang harus diperhitungkan terutama dalam perdagangan intraday.
Secara keseluruhan, Dolar AS masih berisiko turun terhadap beberapa mata uang utama lainnya. Tapi kemungkinan recovery tak dapat diabaikan jika mengamati price action di time frame Daily dan H4.
DXY melorot selama tiga pekan beruntun. Sebaliknya, EUR/USD membukukan reli tiga minggu berturut-turut.
Skenario bearish dalam jangka pendek hingga menengah valid selama Indeks Dolar bergerak di bawah MA-30 Weekly.
Upswing menuju 1.2000/1.2011 hingga 1.2058 adalah skenario yang layak diperhitungkan setelah terbentuknya Morning Star Weekly dan Three Inside Up Daily.
Ditopang MA-30 Weekly yang saat ini bertindak sebagai support dinamis, potensi USD memperpanjang rebound masih terbuka.
Sempat merosot di bawah 1700.00, buyers merespon saat harga emas turun mendekati 1670.57. Kini, price action Daily menunjukkan indikasi untuk memperpanjang rebound.
Outlook jangka pendek masih bertendensi bearish, sedangkan pergerakan harga emas tengah berada di persimpangan.
Berkonsolidasi dalam lintasan Triangle, beakout emas terhadap chart pattern itu dapat menjadi indikasi arah pergerakan berikutnya dalam jangka pendek.
Kesulitan Akses Seputarforex?
Buka melalui
https://bit.ly/seputarforex

Atau akses dengan cara:
PC   |   Smartphone

AWAS
Grup Telegram Palsu Mengatasnamakan Seputarforex!

Baca Selengkapnya Di Sini