Advertisement

iklan

Profil Penulis : Erik Tri Cahyo

Erik Tri Cahyo merupakan Forex Expert, Technical Analyst, sekaligus Account Manager di sebuah perusahaan pialang lokal. Strategi yang digunakan terutama Trend-following dengan kaidah Breakout dan Bounce.

iklan

iklan

Emas masih terjebak dalam kisaran sempit. Kurangnya faktor penggerak harga saat ini membuat kondisi pasar perdagangan emas menjadi loyo.
Emas masih berkonsolidasi dalam range terbatas. Kurangnya momentum dan kondisi global saat ini membuat pergerakan emas menjadi seret.
Emas berkonsolidasi dalam range sempit sekalipun bias perdagangan sudah memasuki zona bearish. Skenario trading utama menunggu breakout di 1813.
Emas masih berkonsolidasi dalam range terbatas sembari memperpanjang bias netral. Breakout zona support menjadi skenario utama hari ini.
Emas kembali mencatatkan pelemahan dan terancam melanjutkan pergerakan bearish. Skenario utama sell kini mengantisipasi breakout dari support 1825.
Emas terjebak dalam fase konsolidasi selepas gejolak pengumuman bank sentral pekan lalu. Skenario trading utama hari ini fokus di 1832.15 untuk mencari peluang sell.
Harga emas terbilang loyo di saat beberapa bank sentral mayor sedang gencar-gencarnya menaikkan suku bunga.
Kenaikan suku bunga The Fed sebesar 75 bps justru mendongkrak emas hingga ke 1834. Namun, bias perdagangan emas secara umum masih mendukung skenario utama sell.
Emas anjlok ke level 1810 menjelang pengumuman kenaikan suku bunga The Fed. Skenario trading utama untuk hari ini menunggu breakout dari zona support 1800.
Emas melonjak naik hingga ke level 1870 setelah data inflasi AS dirilis lebih baik dari ekspektasi. Namun, skenario trading utama hari ini masih menargetkan sell.
Emas masih diperdagangkan dalam range konsolidatif. Di tengah bias netral yang masih dominan, skenario utama hari ini adalah sell apabila harga breakout dari 1844.
Emas masih diperdagangkan di dalam range konsolidatif. Bias netral yang masih bertahan membuat skenario perdagangan harian emas cenderung terbatas.
Emas masih diperdagangkan dalam range konsolidatif. Pasar tengah disibukkan oleh maraknya wacana kenaikan suku bunga, sehingga emas terus mempertahankan bias netral.
Emas masih diperdagangkan dalam range konsolidatif. Bias netral yang terus bertahan membuat harga rawan ditutup dengan pelemahan. Bagaimana skenario tradingnya?
Emas diperdagangkan naik menjelang rilisnya data NFP AS. Pasar menantikan data tersebut untuk mencari petunjuk mengenai prospek suku bunga The Fed.
Emas diperdagangkan dalam range yang terbatas sejak perdagangan kemarin. Dengan begitu, emas semakin memperpanjang bias netral-nya.
Emas sudah beranjak naik pada perdagangan pagi ini seiring beredarnya kabar akan ditundanya kenaikan suku bunga The Fed.
Emas berkonsolidasi setelah reli yang sempat terhenti kemarin. Meski demikian, masih ada peluang trading yang bisa dimanfaatkan jika harga menembus zona support atau resistance.
Kenaikan suku bunga kembali menjadi sorotan pasar. Akibatnya, reli emas terhenti dan mengurungkan bias bullish yang kemarin mulai terbentuk.
Emas masih melanjutkan penguatan hingga ke level 1860. Reli berkepanjangan ini berpotensi mengubah bias perdagangan harian menjadi bullish.
Pelan tapi pasti, emas masih melanjutkan penguatan dan mampu memulihkan keadaan di tengah koreksi Dolar AS.
Emas masih berusaha memulihkan keadaan di tengah koreksi Dolar. Zona support 1832 menjadi acuan dalam skenario utama hari ini untuk posisi sell.
Emas sedang berusaha naik memulihkan keadaan di saat Dolar terkoreksi. Skenario utama masih sell dengan zona support 1817 sebagai acuan.
Di tengah sentimen bearish yang masih mendominasi, emas berkonsolidasi dengan kecenderungan melemah. Waspadai peluang sell sebagai skenario utama hari ini.
Masih diselimuti sentimen penurunan yang cukup kuat, emas mencatatkan pelemahan dan memperkuat skenario sell untuk bias trading harian.