Advertisement

iklan

Profil Penulis : Nadia Sabila

Sudah aktif berkecimpung di dunia jurnalistik online dan content writer sejak tahun 2011. Mengenal dunia forex dan ekonomi untuk kemudian aktif sebagai jurnalis berita di Seputarforex.com sejak tahun 2013. Hingga kini masih aktif pula menulis di berbagai website di luar bidang forex serta sebagai penerjemah lepas.

iklan

iklan

Bank of Canada tidak menaikkan suku bunga walaupun memberikan indikasi yang jelas ke arah sana. Dolar Kanada masih kuat lantaran ditopang harga minyak yang tinggi.
Ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dan aksi profit taking membuat harga emas anjlok. Namun, konflik Rusia-Ukraina mendukung permintaan terhadap emas fisik.
Penguatan Dolar AS, konflik geopolitik Rusia-Ukraina, dan rilis data PMI Inggris merupakan tiga faktor yang menjatuhkan Poundsterling hari ini. Sedangkan skandal PM Johnson dinilai tak mempengaruhi kurs.
Meskipun diterpa penurunan Yield Obligasi AS dan rilis data yang mengecewakan, Dolar AS stabil sembari menantikan hasil rapat FOMC minggu depan.
Kenaikan inflasi AS, pelemahan Dolar AS, dan eskalasi Rusia-Ukraina melandasi kenaikan harga emas di sesi perdagangan malam ini.
Kenaikan yield obligasi AS mengangkat Dolar dan melemahkan harga emas. Pasar menantikan kebijakan moneter The Fed minggu depan.
Dolar terkerek yield obligasi AS yang menguat seiring optimisme kenaikan Fed Rate bulan depan. Sebaliknya, EUR/USD jatuh meskipun data kepercayaan investor ZEW positif.
Harga emas justru turun meski Retail Sales AS merosot. Pasalnya, Dolar AS mulai menguat karena aksi jual perlahan mereda.
Retail Sales AS jatuh ke terendah 10 bulan. Namun, Indeks Dolar AS naik karena pasar tetap optimistis The Fed akan melanjutkan pengetatan moneter sesuai ekspektasi.
Testimoni Powell dinilai kurang hawkish. Hal itu membuat harga emas melonjak karena para investor beralih dari Dolar AS ke emas.
Meskipun menilai bahwa ekonomi menguat, Powell tak memberikan kepastian mengenai pengurangan balance sheet. Dolar AS pun melemah.
NFP AS bulan Desember turun ke level terendah selama 2021. Dolar AS pun melemah meski para analis optimistis data tersebut tak akan menggoyahkan outlook hawkish The Fed.
Harga emas mengambil untung dari pelemahan Dolar AS jelang rilis notulen FOMC. Selain itu, meningkatnya kasus Omicron menambah minat terhadap safe haven.
Pasar mengantisipasi notulen rapat FOMC yang diekspektasikan makin membuka prospek kenaikan suku bunga tahun ini. Dolar AS turun meski data ADP positif.
PMI Manufaktur ISM maupun data Job Openings AS sama-sama meleset dari ekspektasi. Indeks Dolar AS tergelincir, tetapi USD/JPY tetap menguat.
Harga emas turun lebih dari satu persen akibat kenaikan yield obligasi, reli ekuitas, dan penguatan Dolar AS malam ini.
Dolar AS melemah setelah perkembangan infeksi Omicron terbaru dinilai tak akan memicu lockdown ketat. Minat risiko bangkit sehingga menekan safe haven Dolar.
Harga emas turun akibat kenaikan saham dan yield obligasi AS. Para analis mengekspektasikan penguatan emas secara terbatas di awal tahun 2022.
Inflasi AS versus inflasi Zona Euro, divergensi kebijakan moneter ECB dan The Fed, serta penguatan Dolar AS bakal menjadi faktor utama yang melemahkan Euro di 2022.
Dolar AS tertekan di level rendah satu pekan dalam rentang sideways. Meski kasus Omicron meningkat, optimisme para analis menguatkan saham-saham AS.
Rendahnya likuiditas membuat pasar menjadi lebih sensitif terhadap isu. Harga emas naik didukung kekhawatiran akan peningkatan Omicron.
Harga emas ditopang oleh konflik politik di AS. Akan tetapi, minat risiko yang mengesampingkan dampak Omicron dan minimnya volume perdagangan jelang libur Natal membatasi kenaikan emas.
Para trader beralih dari mata uang minat risiko ke Dolar AS sehubungan dengan pengetatan moneter bank sentral dan perkembangan kasus infeksi Omicron.
Harga emas meroket lebih dari 1% pasca pengumuman akselerasi tapering The Fed. Kebijakan bank sentral AS sudah diantisipasi pasar sehingga Dolar AS melemah.
ECB masih berkomitmen untuk menerapkan kebijakan akomodatif tahun depan walaupun lanjut mengurangi stimulus. EUR/USD naik terbatas merespon kabar ini.
Kesulitan Akses Seputarforex?
Buka melalui
https://bit.ly/seputarforex

Atau akses dengan cara:
PC   |   Smartphone

AWAS
Grup Telegram Palsu Mengatasnamakan Seputarforex!

Baca Selengkapnya Di Sini