Menu

Ekonomi AS Tumbuh Mengagumkan, Dolar Tangguh

A Muttaqiena

Beberapa data ekonomi AS yang dirilis hari ini agak mengecewakan, tetapi pasar berfokus pada kejutan positif dalam data GDP AS.

Seputarforex - Ekonomi AS bertumbuh lebih cepat dari ekspektasi pada kuartal IV/2023. Data terbaru itu meneguhkan posisi dolar AS dalam berbagai major pairs, sekaligus mengerek Indeks Dolar AS (DXY) ke kisaran 103.55 pada pertengahan sesi New York hari Kamis (25/Januari).

Laporan preliminer Produk Domestik Bruto (GDP) Amerika Serikat mencatat pertumbuhan 3.3% (quarter-over-quarter) pada kuartal IV/2023. Kinerja tersebut lebih lemah dibandingkan kenaikan 4.9% pada kuartal sebelumnya, tetapi jauh lebih tinggi daripada estimasi konsensus yang dipatok pada 2.0% saja.

Beberapa data ekonomi AS lain yang dirilis hari ini agak mengecewakan, termasuk data Pesanan Barang Tahan Lama dan Klaim Pengangguran Mingguan. Kendati demikian, pelaku pasar berfokus pada kejutan positif dari data GDP AS.

Reaksi positif meluas pada berbagai pasar. Indeks Dow Jones dan S&P 500 menanjak tipis, sementara kurs dolar AS menguat. Ekspektasi penurunan suku bunga The Fed juga mundur.

Mayoritas pelaku pasar kini meyakini The Fed akan mulai menurunkan suku bunga pada bulan Mei. Skenario tersebut memiliki peluang mencapai 90%. Hanya tersisa peluang kurang dari 50% untuk ekspektasi pemangkasan suku bunga mulai Maret.

"Sangatlah tepat jika satu tahun yang menentang ekspektasi akan menunjukkan pertumbuhan yang melampaui ekspektasi (pula)," kata Brian Jacobsen, kepala ekonom di Annex Wealth Management, "Masalahnya bagi pasar adalah bahwa (dalam situasi ekonomi AS seperti ini) The Fed tidak perlu terburu-buru untuk melakukan pemotongan (suku bunga). Daripada memotong (suku bunga) lebih awal dan lebih cepat, The Fed dapat melakukan pemotongan lebih nanti dan lebih lambat."

Dolar AS unggul terhadap sebagian besar pasangan mata uang mayor saat berita ini ditulis. EUR/USD ambles sekitar 0.5% sampai 1.0830-an kendati bos ECB mempertahankan tingkat suku bunga yang tinggi . GBP/USD lengser sekitar 0.2%. Upaya rebound AUD/USD dan NZD/USD juga terjegal. Sementara itu, USD/JPY menstabilkan posisi pada 147.60-an setelah merosot sejak akhir bulan lalu.


Berita Forex Lainnya

USD
EUR
CHF
CAD
GBP
JPY
CNY
AUD





KONTAK KAMI PASANG IKLAN BROKER BELAJAR ANALISA ARTIKEL TERM OF USE