Menu

Sterling Melejit Pasca Rilis Data Kredit Inggris

A Muttaqiena

Pound sterling menguat karena suku bunga yang tinggi ternyata tak mengurangi minat masyarakat Inggris untuk berutang.

Seputarforex - Pound sterling melanjutkan reli yang sempat terinterupsi pada perdagangan awal tahun ini. GBP/USD kembali berupaya mendaki ke atas ambang 1.2700 pada perdagangan hari Kamis (4/Januari), menyusul rilis data kredit Inggris yang lebih unggul dari perkiraan. GBP/JPY juga melesat sekitar 1.25%, sedangkan EUR/GBP bergumul sengit dekat level terendah dua pekan.

Orang-orang biasanya berpikir dua kali untuk meminjam dana ke perbankan saat suku bunga sangat tinggi. Namun, suku bunga yang tinggi ternyata tak menggentarkan minat masyarakat Inggris untuk berutang.

Data Kredit Konsumen BoE mengalami kenaikan pesat dari 1.411 miliar menjadi 2.005 miliar pada November 2023. Padahal, konsensus sebelumnya memperkirakan penurunan ke 1.400 miliar. Data Persetujuan Hipotek juga meningkat dari 47.89k menjadi 50.07, atau lebih banyak daripada estimasi konsensus yang sebesar 48.50k.

Pinjaman bersih para konsumen Inggris pada bulan November 2023 merupakan yang tertinggi dalam hampir tujuh tahun terakhir. Fakta tersebut meningkatkan optimisme pasar terhadap prospek ekonomi Inggris, sekaligus meyakinkan banyak pihak bahwa BoE akan mempertahankan tingkat suku bunga tinggi dalam waktu lebih lama daripada The Fed.

"Data pinjaman dan persetujuan hipotek Inggris Raya lebih baik dari perkiraan, menunjukkan bahwa pasar mungkin berada dalam bahaya mengulangi kesalahan tahun lalu dalam memperhitungkan terlalu banyak pesimisme," ungkap Jane Foley, Kepala Strategi FX Rabobank, sebagaimana dikutip dari Reuters, "Data (pinjaman masyarakat) yang lebih kuat juga mengurangi harapan untuk penurunan suku bunga BoE yang lebih awal dan agresif pada tahun 2024."

Laporan ekonomi lain dari S&P Global/CIPS mengungkap bahwa aktivitas jasa Inggris semakin ekspansif pada Desember 2023. Skor PMI Jasa Inggris melesat dari 50.9 menjadi 53.4 dalam laporan finalnya, atau lebih tinggi daripada 52.7 dalam laporan preliminer.


Berita Forex Lainnya

USD
EUR
CHF
CAD
GBP
JPY
CNY
AUD





KONTAK KAMI PASANG IKLAN BROKER BELAJAR ANALISA ARTIKEL TERM OF USE