Advertisement

iklan

Profil Penulis : Christopher Tahir

Memiliki pengalaman trading di berbagai instrumen keuangan, termasuk CFD, selama lebih dari 10 tahun. Bertujuan mendidik trader baru untuk membantu mereka mengatur risiko, yang memungkinkan para pendatang baru tersebut untuk bertahan lebih lama di pasar keuangan dengan keahlian mereka.

iklan

iklan

Penurunan harga emas yang mulai mendekati area support memunculkan peluang koreksi. Sementara itu, GBP/USD telah menembus neckline Double Top.
Harga minyak AS tengah berupaya menguji level USD70 per barel, sementara EUR/USD berjuang mempertahankan koreksi di sekitar 1.18000.
Surutnya ekspektasi tapering The Fed telah membuat sebagian besar aset melonjak. Namun, emas dan indeks saham S&P500 berpeluang terkoreksi secara teknikal.
Harga minyak menunggu sinyal breakout dari USD70, sementara indeks saham teknologi AS mencitrakan lanjutan trend bullish yang bisa dimanfaatkan setelah koreksi.
Optimisme pasar terhadap prospek pengetatan kebijakan moneter The Fed membuat sentimen bearish melanda pasar saham dan minyak. Bagaimana skenario pergerakan harga lengkapnya?
Harga minyak tertekan oleh kekhawatiran pasar akibat kenaikan kasus Corona varian Delta di AS. Hal serupa juga tercermin di pasar saham.
Pengembangan jaringan Ethereum berdampak positif terhadap ETH/USD, sementara harga minyak tertekan dalam sentimen bearish. Bagaimana skenario tradingnya?
Volume transaksi Bitcoin dari berbagai bursa kripto mengindikasikan aksi whales yang berpotensi diikuti oleh kenaikan harga. Bagaimana proyeksi lengkapnya?
Apakah penguatan Bitcoin didukung oleh faktor bullish yang berkelanjutan? Mengapa harga minyak masih diragukan meski telah rebound dari penurunan sebelumnya?
Meningkatnya inflasi AS tak lantas membuat semua pihak optimis akan pemulihan ekonomi. Sementara itu, emas membentuk formasi Evening Star.
Breakout dari pola chart megaphone bisa mensinyalkan kenaikan lebih lanjut dan menciptakan peluang untuk menunggangi reli pasar saham AS saat ini.
Momentum pelemahan Dolar pasca rilis data tenaga kerja pekan lalu tak kuat menopang kenaikan emas di atas 1800. Sebaliknya, minyak semakin mendekati puncak level 75.
Pergolakan pasca pengumuman The Fed membuat emas sempat merosot. Namun, harga diproyeksikan akan memasuki fase konsolidasi. Sebaliknya, Bitcoin justru masih bimbang.
Di tengah maraknya kabar-kabar negatif, Bitcoin masih termoderasi dalam kisaran sideways. Sementara itu, emas yang sedang dilanda aksi jual kini menunggu konfirmasi titik terendah.
Pola Bullish Flag terdeteksi sedang terbentuk di chart harga emas. Di sisi lain, perak masih menunggu penembusan pola Rectangle sebagai konfirmator kenaikan.
Sentimen bullish harga minyak ditopang oleh faktor fundamental. Di sisi lain, Bitcoin masih mencari validasi sebelum melemah lebih lanjut.
Selain mendapat dukungan dari anggaran Joe Biden, emas juga menunjukkan outlook bullish secara teknikal. Di sisi lain, Bitcoin masih konsolidasi setelah memenuhi target penurunan pasca Rising Wedge.
Pergerakan Sterling versus Yen Jepang sudah mematahkan pola Rising Wedge sehingga berisiko bearish reversal. Sementara itu, Bitcoin tengah menanti breakout Falling Wedge.
Setelah menyentuh level tinggi 1.41500, GBP/USD membentuk pola pembalikan Head and Shoulders. Di sisi lain, ETH/USD masih diwarnai gejolak dan ketidakpastian.
XAU/USD mulai pulih dari level terendah dan diproyeksikan menggapai kisaran 1890. Sementara itu, pelemahan BTC/USD berpeluang membentuk pola bullish reversal.
Kesulitan Akses Seputarforex?
Buka melalui
https://bit.ly/seputarforex

Atau akses dengan cara:
PC   |   Smartphone

AWAS
Grup Telegram Palsu Mengatasnamakan Seputarforex!

Baca Selengkapnya Di Sini