Advertisement

iklan

Belajar Day Trading Mudah Ala Ross Cameron

Penulis

+ -

Belajar Day Trading ternyata bisa dari mana saja. Salah satunya dari kisah Ross Cameron yang sukses menjadi trader harian secara otodidak. Penasaran?

iklan

iklan

Day Trading adalah satu dari sekian banyak jenis gaya trading paling populer di kalangan trader. Tak hanya itu, metode trading ini juga terbukti mampu mengantarkan banyak trader sukses di berbagai macam instrumen seperti: forex, komoditas, saham, option, dll. Pada dasarnya, gaya trading ini tidak mengharuskan trader membuka posisi trading terlalu lama; maksimal 1 hari untuk segera mendapatkan kepastian hasil loss ataupun profit.

kisah ross cameron

Namun fakta di lapangan, ada banyak trader pemula yang mengalami kebangkrutan setelah mencoba gaya trading ini. Salah satu faktor penyebabnya adalah sikap mengabaikan risiko trading. Padahal, aktivitas trading dan risiko adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Kebanyakan dari pemula, biasanya langsung terjun ke akun riil, kemudian membuka posisi tanpa adanya manajemen risiko yang baik. Alhasil, bukan untung yang didapat, loss dalam jumlah besar yang malah menghampiri.

Untuk itu, proses belajar Day Trading yang benar sangat dibutuhkan sebelum seorang trader memutuskan untuk menjalankan strategi ini. Belajar Day Trading bisa dilakukan dengan membaca buku, berlatih di akun demo, ataupun belajar dari seorang trader yang lebih berpengalaman. Nah, kisah Ross Cameron berikut ini bisa menjadi salah satu inspirasi belajar Day Trading yang efektif.

 

Siapa Itu Ross Cameron?

Seperti yang dilansir dari The Tradable, Ross Cameron adalah seorang trader saham berkebangsaan Australia yang lulus dari Universitas Vermont sebagai arsitek. Ia memulai karir di pasar modal meski tanpa memiliki latar belakang pendidikan finansial sama sekali.

Cerita bermula ketika Cameron pindah ke Manhattan, New York City, setelah lulus kuliah pada pertengahan 2000-an dan bekerja di sebuah perusahaan biro teknik dan desain. Namun seiring berjalannya waktu, ia mulai menyadari bahwa perusahaan tempat ia bekerja saat itu tidak akan membuat karirnya kian berkembang. Hingga akhirnya, ia memutuskan keluar dari zona nyaman dan menjadi seorang pekerja lepas.

Kemudian, Cameron melirik pasar saham yang kala itu sangat membuat dirinya tertarik. Ia memutuskan kembali ke Vermont untuk berkarir sebagai full time trader dengan modal yang terkumpul dari pekerjaan sebelumnya. Selama di Vermont, ia sudah mulai berinvestasi di saham jangka panjang. Namun hasilnya selalu membuatnya frustasi karena saham yang dipilihnya tak pernah menguntungkan. 

Sejak saat itulah Ross Cameron merasa gaya long-term trading tidak cocok untuk dirinya. Setelah riset panjang, ia memutuskan belajar Day Trading sebagai strategi masuk ke pasar saham, dengan harapan bisa menekan loss sekecil mungkin dan meraup keuntungan sebesar mungkin. 

 

Perjalanan Karir Sebagai Full Time Trader Saham

Cameron mengawali belajar Day Trading dengan menargetkan saham kecil di bawah $20. Ia berkeyakinan, segala sesuatu jika terus ditekuni dengan serius pasti akan membuahkan hasil yang menggembirakan di kemudian hari. Sayangnya, "impian tidak selalu sejalan dengan kenyataan". Hal inilah yang dialami Ross Cameron kala baru memulai karir sebagai full time trader saham harian. Bukan hasil memuaskan, ia justru mendapatkan perjalanan karir yang berliku dan sangat menguji mentalnya.

perjalanan karir

Satu tahun pertamanya, ia belum bisa menemukan formula strategi Day Trading yang tepat. Hasil trading yang didapat juga belum bisa konsisten dan tak sebanding dengan kerugian yang dialami. Hingga di titik terendahnya, Cameron mengalami stress dan sempat berhenti trading pada tahun 2008, bertepatan dengan krisis finansial di seluruh dunia.

Namun semangat tradingnya kembali pulih kala ia mendapatkan warisan $100,000 dari kematian ayahnya. Sejak saat itu, ia kembali belajar Day Trading dengan benar, mengevaluasi jurnal trading, mengoptimalkan sistem, hingga belajar manajemen risiko yang baik sebelum akhirnya kembali terjun ke pasar saham.

Semangat Cameron untuk mencapai kesuksesan semakin menjadi-jadi ketika ia menyaksikan temannya yang mampu menghasilkan $16,000 dari hasil trading saham murah. Ia berkeyakinan bahwa suatu saat nanti, dirinya akan berhasil melebihi temannya tersebut.

Setelah mengalami berbagai lika-liku selama bertahun-tahun, Cameron akhirnya menemukan strategi Day Trading-nya sendiri. Puncak kesuksesannya yaitu pada tahun 2016, ketika ia diberitakan berhasil meraup profit hingga $222,244.91, yang kemudian ia tingkatkan lagi menjadi satu juta dolar lebih pada tahun 2019. Bahkan kabar terbarunya, Ross Cameron memiliki kekayaan bersih sebesar $4 juta pada April 2021.

 

Ross Cameron Dan Situs Warrior Trading

Selain sukses menjadi full time Day Trader saham, Cameron juga sukses membangun komunitas tradernya sendiri melalui situs yang dikembangkannya sejak tahun 2012 silam, yaitu Warrior Trading. Tujuan awal situs tersebut adalah sebagai blog pribadi dan tempat berbagi ide untuk belajar Day Trading. Namun kemudian, situs itu berubah menjadi salah satu ruang diskusi para trader saham harian paling populer di internet hingga saat ini.

Ross Cameron Warrior Trading

Selain itu, Ross juga mengkampanyekan Warrior Trading ke berbagai platform lain guna memperluas cakupan pemirsa. Sampai hari ini, Warrior Trading sudah memiliki lebih dari 200 ribu lebih pengikut aktif dari berbagai platform sosial media, dan 826 ribu lebih pelanggan di kanal YouTube.

Berdasarkan lansiran dari beberapa sumber, selain dari hasil trading saham, situs Warrior Trading juga merupakan mesin penghasil uang yang membantu Ross Cameron mencapai kekayan bersih senilai $4 Juta USD.

 

4 Pilar Kesuksesan Day Trading Menurut Ross Cameron

Dalam beberapa tulisannya, Cameron kerap kali membagikan rahasia dan tips untuk pemula yang ingin belajar Day Trading. Secara garis besar, Ia menyebutkan ada empat pilar penting yang wajib dikuasai oleh trader harian, antara lain:

 

1. Kenali Batas Diri

Ia menyebutkan, kesalahan dirinya di tahun-tahun pertama selama berkarir adalah tidak mengenali kemampuan dan limitasi pada diri sendiri. Ia menyadari, trading secara berlebihan akan mengakibatkan overtrading yang tentu saja akan meningkatkan potensi kerugian. Jika target profit sudah terpenuhi atau sudah terlalu lelah dalam melakukan analisa, alangkah baiknya untuk segera akhiri trading saat itu juga; cobalah untuk beristirahat sejenak agar pikiran tetap jernih dan tenang.

Menurut Cameron, trading pada jam-jam produktif akan jauh lebih efektif dibanding memaksakan membuka tutup posisi sepanjang hari. Meski ia adalah full time trader, namun pada praktiknya ia tidak selalu memantau chart. Ia hanya trading pada jam-jam tertentu saja. Jika traget harian sudah tercapai, ia akan memilih mengakhiri trading dan melakukan aktivitas lainnya.

 

2. Wajib Menguasai Manajemen Risiko yang Benar

Kesalahan trader pemula yang lain adalah sikap abai terhadap prinsip-prinsip manajemen risiko. Hal tersebut Cameron temukan berdasarkan pengalamannya dulu. Pada awal-awal berkarir sebagai day trader, ia selalu mengabaikan dan tak pernah belajar tentang manajemen risiko yang baik dan benar. Alhasil selama berbulan-bulan trading, ia mengalami kerugian yang membuatnya frustasi. 

manajemen risiko (Baca Juga: Beberapa Tip Dalam Risk Management)

Dari pengalaman tersebut ia sadar bahwa Day Trading adalah aktivitas yang sangat berisiko dan sangat berpotensi mengakibatkan kebangkrutan dalam sekejap. Oleh karenanya, ia sangat merekomendasikan pemula yang sedang belajar Day Trading untuk mempelajari konsep-konsep manajemen risiko. Menurutnya, masuk pasar tanpa strategi yang jelas dan pemahaman manajemen risiko matang merupakan tindakan ceroboh.

 

3. Lakukan Analisa Mendalam Pada Instrumen Yang Dipilih

Tips lainnya dari Ross Cameron agar bisa menjadi trader harian sukses adalah selalu menganalisa instrumen yang akan ditradingkan. Apapun instrumen yang dipilih, harus memiliki volume pergerakan yang bagus.

Sebelum masuk pasar, ia akan mencari saham yang memiliki kemampuan pergerakan antara 20 hingga 30 persen dalam sehari. Selanjutnya, ia akan mempelajari histori pergerakan harga dan melakukan perbandingan dengan saham-saham lainnya. Dengan begitu, ketika pasar telah aktif, ia bisa melakukan open posisi dengan sangat yakin karena sudah ada landasan analisa yang jelas. 

 

4. Buat Strategi Day Trading Sesimpel Mungkin

Hal terpenting berikutnya menurut Cameron adalah membuat strategi trading sesimpel mungkin. Ia berpendapat, yang terpenting dalam strategi Day Trading adalah pemahaman penggunaannya terhadap strategi tersebut. Sehingga dalam membuat strategi Day Trading, pastikan untuk memilki beberapa kriteria seperti: mudah diaplikasikan, mampu meminimalisir kesalahan, dan memaksimalkan potensi pendapatan.

 

Tak ingin bangkrut gara-gara strategi Day Trading yang digunakan kurang akurat? Mungkin Anda perlu belajar cara menyusun setup trading harian yang benar ala trader pro.

296163
Penulis

Alumni Sastra Inggris, telah aktif menjadi content writer di berbagai platform sejak tahun 2012. Seorang Blogger yang menyukai bidang SEO, copywriting, dan sempat aktif sebagai trader kripto. Saat ini bergabung di Seputarforex.com sebagai jurnalis berita, artikel dan konten-konten menarik lainnya.


Kesulitan Akses Seputarforex?
Buka melalui
https://bit.ly/seputarforex

Atau akses dengan cara:
PC   |   Smartphone

AWAS
Grup Telegram Palsu Mengatasnamakan Seputarforex!

Baca Selengkapnya Di Sini