iklan

Empat Faktor Menyokong USD Meski Data ADP Meleset

Pelaku pasar tetap optimis Amerika Serikat akan tumbuh lebih cepat dibanding negara-negara maju lain, sehingga dolar AS terus menguat.

iklan

iklan

Seputarforex - Indeks dolar AS bertahan dalam rentang tertinggi multi-bulan sekitar level 93.30-an dalam perdagangan hari ini (1/April). Rilis data Perubahan Tenaga Kerja Non-Pertanian ADP tadi malam meleset dari ekspektasi, tetapi pelaku pasar tetap optimis Amerika Serikat akan tumbuh lebih cepat dibanding negara-negara maju lain. Arus modal asing masih terus mengalir masuk ke negeri Paman Sam.

DXY Daily

ADP melaporkan bahwa sektor non-pertanian AS hanya mencetak 517k pekerjaan pada bulan Maret 2021. Angka tersebut mengungguli pertambahan 176k pada periode Februari, tetapi lebih sedikit dibandingkan estimasi konsensus yang mengharapkan tambahan pekerjaan sampai 550k.

Terlepas dari itu, dolar AS tetap jadi jawara. Sejumlah faktor menopang apresiasi greenback, antara lain gelombang lockdown baru di benua Eropa, akuisisi perusahaan AS senilai miliaran dolar oleh perusahaan Jepang, kesuksesan akselerasi program vaksinasi AS, dan pengumuman rencana anggaran pembangunan infrastruktur AS. Dua faktor paling awal telah menekan EUR/USD dekat rekor terendah lima bulan dan melambungkan USD/JPY ke rekor tertinggi setahun.

Pada hari Rabu, Presiden Prancis Emmanuel Macron memerintahkan pemberlakuan lockdown nasional untuk ketiga kalinya demi membendung peningkatan kasus infeksi virus Corona. Hampir semua fasilitas publik akan ditutup selama tiga pekan, termasuk sekolah dan lembaga pendidikan lainnya.

Sementara itu, raksasa permesinan Jepang Hitachi mengumumkan rencana pembelian perusahaan software AS GlobalLogic Inc. Akuisisi tersebut bernilai sekitar USD9.6 miliar, sehingga sejumlah trader menduga penguatan dolar AS belakangan ini juga berhubungan dengan aksi korporasi tersebut.

"Kenaikan yield obligasi AS berkat harapan distribusi vaksin dan stimulus fiskal tengah mendorong dolar, karena dolar/yen terkenal sangat sensitif dengan selisih suku bunga," kata Yujiro Goto, kepala strategi FX di Nomura Securities, "Aksi jual yen karena investasi asing langsung dari perusahaan-perusahaan Jepang juga pulih kembali setelah melambat akibat pandemi tahun lalu."

Presiden AS Joe Biden kemarin mengumumkan rencana anggaran penciptaan pekerjaan baru senilai USD2 triliun yang mencakup dana USD621 miliar untuk membangun infrastruktur AS. Anggaran baru ini semakin meningkatkan keyakinan pasar pada outlook ekonomi AS. Apalagi, paket bantuan penanganan dampak virus Corona sebesar USD1.9 triliun yang disahkan bulan lalu terbukti mampu menggenjot laju vaksinasi dan mulai mendorong normalisasi aktivitas ekonomi AS.

Rencana anggaran baru selanjutnya akan dibahas oleh Kongres AS di mana kedua partai yang berkuasa kemungkinan akan kembali berdebat sengit. Demokrat dan Republik biasanya memiliki pandangan berbeda tentang program-program apa saja yang dapat didanai oleh pemerintah federal, sehingga anggaran ini belum tentu disahkan sesuai rencana awal. Meski begitu, euforia pasar mendorong yield obligasi US Treasury 10Y bertahan pada level tinggi sekitar 1.73%.

Download Seputarforex App

295483

Alumnus Fakultas Ekonomi, mengenal dunia trading sejak tahun 2011. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental untuk trading forex dan investasi saham. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.


1 Apr 2021

19 Apr 2021

Kesulitan Akses Seputarforex?
Silahkan buka melalui https://bit.ly/seputarforex


Alternatifnya, lakukan solusi ini jika Anda mengakses lewat:
PC   |   Smartphone