Advertisement

iklan

Yield Obligasi Menyokong USD Hadapi Risiko NFP

Penulis

+ -

Pelaku pasar berpandangan lebih bullish terhadap USD, tetapi juga harap-harap cemas menantikan rilis data Non-farm Payroll (NFP) AS nanti malam.

iklan

iklan

Seputarforex - Indeks dolar AS (DXY) menguat tipis ke kisaran 92.40 pada awal perdagangan sesi Eropa hari Jumat ini (6/Agustus). Pelaku pasar berpandangan lebih bullish terhadap USD sehubungan dengan komentar hawkish pejabat The Fed kemarin, tetapi juga harap-harap cemas menantikan rilis data ketenagakerjaan AS nanti malam.

DXY Daily

Pada hari Rabu, Wakil Ketua The Fed Richard Clarida menyatakan bahwa persyaratan untuk kenaikan suku bunga bisa terpenuhi pada akhir tahun 2022. Opini tersebut meningkatkan ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga pada awal 2023, sekaligus menyokong posisi USD.

Data klaim pengangguran mingguan dan defisit neraca perdagangan AS pada hari Kamis menunjukkan angka-angka yang meleset dari ekspektasi. Namun, dolar AS tetap tangguh karena komentar Clarida mendongkrak yield obligasi US Treasury 10Y.

"Pasar telah memasuki mode wait-and-see hingga kita melewati laporan Non-farm Payroll besok," ungkap Ed Moya, analis pasar senior OANDA, dalam sebuah pernyataan yang dikutip Reuters kemarin, "Jika kita memperoleh angka yang impresif besok, itu akan membuat pasar sepenuhnya memperhitungkan tapering dan memungkinkan kurva yield untuk menajam dan menyediakan support bagi dolar."

"Ada fokus yang sangat kuat pada data ketenagakerjaan resmi besok, karena penekanan dari Ketua The Fed Jerome Powell dan kawan-kawannya atas laporan ketenagakerjaan mendatang dan dampaknya bagi momen tapering. Ini juga merupakan laporan ketenagakerjaan terakhir menjelang pidato Powell di Jackson Hole pada akhir Agustus, di mana ia kemungkinan akan memberikan petunjuk tentang apa yang akan terjadi berikutnya dalam kebijakan moneter," papar Christopher Dembik, kepala analisis makro di Saxo Bank.

Dembik menambahkan, "Meskipun tapering tak langsung terjadi, semakin jelas bahwa The Fed sedang mempersiapkannya. Laporan ketenagakerjaan Juli yang bagus akan semakin meningkatkan ekspektasi tapering."

Menurut survei Reuters, para ekonom memperkirakan NFP bulan Juli 2021 akan bertambah 880k dari 850k pada periode sebelumnya. Tapi sejumlah analis juga mengingatkan bahwa penyebaran virus SARS-COV-2 varian Delta telah membuat estimasi angka NFP menjadi lebih rumit, sehingga kemungkinan besar bakal muncul kejutan tak terduga.

Download Seputarforex App

296175
Penulis

Alumnus Fakultas Ekonomi, mengenal dunia trading sejak tahun 2011. Seorang News-junkie yang menyukai analisa fundamental untuk trading forex dan investasi saham. Kini menulis topik seputar Currency, Stocks, Commodity, dan Personal Finance dalam bentuk berita maupun artikel sembari trading di sela jam kerja.